Politisi Demokrat Andi Arief Akui Terima Rp50 Juta dari Tersangka Korupsi Bupati PPU, Guntur Romli: Politik Halalkan Segala Cara

Kamis, 21 Juli 2022 13:07 WIB

Share
Kolase foto Andi Arief dan Guntur Romli. (Ist)
Kolase foto Andi Arief dan Guntur Romli. (Ist)

JAKARTA, POSKOTA.COID - Politisi PSI Mohamad Guntur Romli terus mencecar politisi Partai Demokrat Andi Arief yang semula tidak mengaku mendapat aliran dana korupsi, tapi saat ditanya jaksa di persidangan mengaku menerima Rp50 juta dari terdakwa korupsi Bupati PPU Abdul Gafur.

"Orang2 Demokrat saat berkuasa main gelondongan kyak Nazaruddin, setelah tdk berkuasa masih juga main tapi recehan kyak Andi Arief," tulis 
Mohamad Guntur Romli lewat akun @GunRomli, 3 jam lalu.

Sebelumnya, Guntur Romli telah mengunggah dua cuitan yang terkait Andi Arief yang akhirnya mengaku menerima aliran dana dari Abdul Gafur.· Dalam cuitan kedua Guntur Romli menyebut Andi Arief funakan politik halalkan segara cara.

"Bikin drama saat dipanggil KPK, eh ternyata emang terlibat & mengaku terima duit hasil suap. Trus skrng berkelit itu bukan pidana. Ini sdah bahaya mau menormalisasi suap, politik yg halalkan segala cara," katanya.

dalam cuitan sebelumnya, Guntur Romli menyebut korupsi di Demokrat masih berjilid-jilid, dan menyebut Andi Arief menerima Rp50 juta di plastik kresek hitam., 

"Kirain Demokrat uda selesai di kasus Nazaruddin saat jadi bendahara umumnya, ternyata masih berjilid-jilid  Andi Arief Akui Terima Uang dari Bupati Penajam Paser Utara Rp50 Juta di Kresek Hitam," tulisnya.

Atas unggahan ini, banyak sekali tanggapan netizen, mengkritik Andi Arief, di antaranya menduga duitnya mungkin buat beli sabu. Ini mengingatkan, dulu dia pernah ditamankan polisi karena kedapatan pakai sabu.

 "Kukira kantong plastik keresek hitam cuma buat nampung muntahannya ternyata buat tadahin cuannya.barteran sama kondom gerigi gak sih ??" tulis akun @Madebylaluna.

"Ya kita tau lah Demokrat bisa menang Pemilu trus menang Pilpres.... Kader2nya menang Pilkada.... partai baru trus menang,pastinya perlu dana besar dong.... bukan partai yang dibentuk bertahun2.... lambat laun akan kebuka semua....  tinggal tunggu aja," tulis akun netizen @iwalanwar.

"Mungkin dlm kreseknya ada kondom bergeriginya," tulis akun netizen @Jenni12___. Kemudian disahut akun netizen @NizarNeezar. "Awal2 dipanggil KPK ngamuk2. Ternyata terima jg," tulisnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar