Nekat! Kawanan Maling Satroni Warung Saat Ramai Pembeli, 4 Kardus Tolak Angin Disikat

Minggu, 17 Juli 2022 16:55 WIB

Share
Pelaku pencurian 4 dus tolak angin di warung sembako di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. (Tangkapan Layar)
Pelaku pencurian 4 dus tolak angin di warung sembako di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. (Tangkapan Layar)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Sebuah warung sembako di Jalan Malaka Raya, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara disatroni maling. Tolak angin sebanyak empat kardus raib dibawa kabur pelaku.

Aksi pencurian tersebut terekam kamera pengawas dan sempat viral di media sosial (medsos). Kejadian itu disebut terjadi pada Rabu (13/7/2022) sekitar pukul 15.00 WIB.

Pemilik toko sembako bernama Afung mengatakan, dalam aksinya pelaku berjumlah dua orang. Pelaku pertama yang mengekseskusi, sementara pelaku lain bertugas mengawasi.

"Dari awal dia (pelaku) masuk ada dua orang tuh, ada satu temen ngalihin di sini," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (17/7/2022).

Afung menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya dan karyawan tengah sibuk melayani pembeli. Selain itu, saat kejadian sedang ada barang yang hendak masuk ke toko sembakonya itu.

"Iya kondisi ramai, pada sibuk juga banyak barang masuk kan. Pelaku masuk ada satu temen yang ngalihin disini, kan kita kan fokusnya ga keliatan ke dia," jelasnya.

Ditambahkan Afung, dia sebelumnya sama sekali tidak mengenal pelaku. Saat kejadian dia mengaku sedang sibuk melayani pembeli, ditambah satu pelaku yang mengalihkan perhatian sehingga aksinya tidak terpantau.

"Ga kenal, baru pertama kayanya itu. Yang diambil empat dus tolak angin, kerugian kurang lebih Rp4 juta lebih," paparnya.

Atas kejadian itu, korban yang diketahui belum melaporkan ke pihak berwajib rencananya akan melaporkan kejadian yang dia alami itu.

Aksi pelaku terekam kamera pengawas dan sempat viral di medsos.

Dari rekaman cctv terlihat pelaku awalnya mengambil dua dus tolak angin dan meletakkan di lantai. Tak lama pelaku kembali masuk toko dan kembali mengambil dua dus tolak angin. (Pandi)
 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar