Natasha Dematra Bangga Film Dokumenter 'Holy Prostitution' Raih Kejuaraan Asia Pacific International Filmmaker Festival & Awards

Kamis 07 Jul 2022, 22:48 WIB
Natasha Dematra dan para pemain Film Dokumenter 'Holy Prostitution'. (ist)

Natasha Dematra dan para pemain Film Dokumenter 'Holy Prostitution'. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Princess Natasha Dematra dan Princess Cheryl Halpern baru saja mengeluarkan karya terbarunya berjudul 'Holy Prostitution'.

Film dokumenter ini mengangkat fenomena Nikah Mut’ah atau Kawin Kontrak yang marak ada di Indonesia dan beberapa negara di dunia.

Berbeda dengan dokumenter pada umumnya, film dokumenter ini dikombinasikan dengan adegan reneactment dari kejadian nikah mut’ah yang dikisahkan oleh sang gadis yang menjadi narasumber dimana kisah nikah mut’ah di Puncak, Bogor tersebut diangkat.

Film dokumenter ini juga menghadirkan investigasi langsung di lapangan dengan teknik menyamar dan kamera tersebunyi lainnya.

Film ini diproduksi oleh rumah produksi besar di Amerika Serikat yaitu, HQ Creative yang pernah memenangkan penghargaan bergengsi TV Emmy Awards.

Film ini merupakan kolaborasi kedua dari dua sutradara ini.

Sebelumnya film Menari: An Indonesian Dance Legacy yang mengangkat sejarah tari Indonesia telah memenangkan banyak penghargaan di festival film internasional.

Cheryl Halpern sendiri sangat lekat dengan Indonesia.

Selain karena merupakan salah satu founder Visions of Peace Initiative yang ada di Amerika Serikat dan Indonesia, ia juga telah mendapatkan banyak gelar kerajaan dari berbagai kerajaan di Indonesia.

Diberikannya gelar tersebut karena kontribusi Cheryl menyebarkan perdamaian dan menginspirasi generasi muda di Indonesia.

Natasha Dematra sendiri merupakan pemecah rekor dunia sebagai sutradara perempuan termuda untuk film panjang yang diraihnya diumur 11 tahun.


Berita Terkait


News Update