Putri Gus Dur Ini Tekankan Pemimpin Indonesia Mendatang Mampu Menjawab 3 Tantangan Besar

Rabu, 29 Juni 2022 11:00 WIB

Share
Putri Gus Dur Ini Tekankan Pemimpin Indonesia Mendatang Mampu Menjawab 3 Tantangan Besar
Yenny Wahid

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemimpin Indonesia harus mampu menjawab tiga tantangan besar.

Tiga tantangan besar tersebut yakni teknologi, ekologi, dan ideologi, dalam mewujudkan cita-cita Indonesia menjadi negara merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Pernyataan ini datang dari Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid.

"Pada konteks politik nasional tidak peduli nanti siapa calon presidennya yang penting bisa bersama-sama kita menjawab tiga tantangan besar ini,” ucapnya ketika menjadi narasumber dalam diskusi publik "Grand Design Politik dan Kepemimpinan Nasional" pada Senin (27/6/2022).

Tantangan teknologi yang dihadapi Indonesia meliputi upaya mencegah ketertinggalan dari negara-negara lain dalam hal pemanfaatan teknologi. Kemudian kemampuan mengedukasi masyarakat agar dapat berkomunikasi secara baik di dunia digital.

Indonesia juga dihadapkan pada persoalan menghilangnya beberapa lapangan pekerjaan akibat kecanggihan teknologi. Seperti pekerjaan pemberi layanan telepon umum yang telah menghilang karena keberadaan ponsel pintar.

Yenny Wahid menyebut tantangan terkait ekologi seperti perubahan iklim serta sebagian masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat konflik, perang, atau masalah sumber daya alam (SDA).

Putri Gus Dur ini menyinggung hal-hal soal tantangan ideologi. Dia menilai Indonesia perlu menghadapi upaya pencegahan penyebaran ideologi transnasional yang mencoba menggantikan Pancasila.

Di samping itu dia mengingatkan masyarakat Indonesia bahwa tujuan berpolitik di Indonesia adalah untuk memilih pemimpin dan sistem pemerintahan yang mampu membuat rakyatnya bahagia dan sejahtera.

Selain perlu menjadikan Indonesia sebagai negara yang merdeka, berdaulat. Bahkan memainkan peran besar dalam kancah perpolitikan dunia. ***

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar