Universitas Ini Tak Akan Cabut Gelar Doktor Kehormatan Pada Eks Diktator Italia Benito Mussolini, Ini Alasannya

Minggu, 26 Juni 2022 18:00 WIB

Share
Benito Mussolini
Benito Mussolini

SWISS, POSKOTA.CO.ID - Sebuah universitas di Swiss memberikan gelar doktor kehormatan kepada mantan diktator Italia Benito Mussolini.

Meski penghargaan tersebut merupakan kesalahan serius tetapi tidak akan dicabut.

Universitas Lausanne (UNIL) memberi gelar doktor kepada pemimpin fasis tersebut pada 1937.

Karena dia dinilai “telah merencanakan dan mewujudkan sebuah organisasi sosial di tanah kelahirannya… yang meninggalkan bekas mendalam pada sejarah.”

Universitas itu telah diminta berbagai pihak untuk mencabut penghargaan kontroversial tersebut karena diberikan kepada seorang sekutu Adolf Hitler selama Perang Dunia Kedua.

Sebuah panel pakar yang ditugaskan untuk memeriksa kasus tersebut menyimpulkan bahwa keputusan memberikan gelar doktor merupakan kesalahan serius dari otoritas-otoritas pendidikan dan politik pada saat itu.

“Gelar ini merupakan legitimasi bagi rezim kejahatan dan ideologinya,” kata mereka dalam laporan yang dirilis pada Jumat (24/6) seperti dikutip dari Reuters.

Panel tersebut tidak merekomendasikan pencabutan gelar itu karena akan memberikan kesan yang salah bahwa keputusan awal untuk memberikannya dapat dikoreksi hari ini.

Universitas itu mengatakan mencabut penghargaan bisa membuat para pengkritik percaya bahwa pihaknya ingin menghapus masa lalu.

“Ketimbang menyangkal atau menghapus episode ini, yang menjadi bagian dari sejarahnya, manajemen UNIL ingin menjadikannya sebagai peringatan permanen,” kata universitas itu dalam pernyataan.

Halaman
Reporter: Ignatius Dwiana
Editor: Ignatius Dwiana
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar