Pejabat Rusia: Uni Eropa Eksploitasi CIS Guna Kendalikan Rusia

Sabtu, 25 Juni 2022 21:00 WIB

Share
Maria Zakharova
Maria Zakharova

EROPA, POSKOTA.CO.ID - Keputusan para pemimpin Uni Eropa untuk menerima Ukraina dan Moldova sebagai kandidat anggota akan berdampak negatif.

Pernyataan ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.

Dia menyebut langkah ini sebagai upaya untuk melanggar zona pengaruh Rusia di Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) yang terdiri dari negara-negara bekas Uni Soviet.

"Dengan memutuskan untuk memberikan status kandidat ke Ukraina dan Moldova maka Uni Eropa telah mengonfirmasi bahwa mereka akan terus secara aktif mengeksploitasi CIS di tingkat geopolitik untuk mengendalikan Rusia,” ucapnya pada Jumat (24/6/2022).

Dia memperingatkan mereka tidak memikirkan dampak negatif langkah ini.

Uni Eropa mengorbankan aspirasi demokrasinya dengan mengorbankan perluasan yang tak terkendali dan perbudakan politik dan ekonomi tetangganya.

Para pemimpin Uni Eropa pada Kamis (23/6/2022) bersamaan dengan bulan keempat Perang Ukraina menyepakati proses mempercepat pemberian posisi kandidat ke Ukraina dan Moldova untuk keanggotaan di organisasi ini.

"Kami telah mencapai kesepakatan,” tulis Ketua Dewan Eropa Charles Michel pada Kamis di akun Twitter.

“Dewan Eropa beberapa saat lalu mengambil keputusan soal kandidat keanggotaan Ukraina dan Moldova di Uni Eropa. Ini saat-saat bersejarah," pungkasnya. ***

Reporter: Ignatius Dwiana
Editor: Ignatius Dwiana
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar