Siap-siap! DKI Bakal Berlakukan Tarif Integrasi, Berikut Ragam Komentar Masyarakat

Rabu, 15 Juni 2022 06:12 WIB

Share
Indah, warga DKI soal penerapan tarif integrasi transportasi. (foto:aldi)
Indah, warga DKI soal penerapan tarif integrasi transportasi. (foto:aldi)

JAKAARTA, POSKOTA.CO.ID - Persoalan tarif integrasi yang diusulkan Pemprov DKI Jakarta terus menjadi perbincangan di masyarakat, terlebih para pemakai moda transportasi umum seperti Transjakarta, LRT, dan juga MRT.

Indah (25) salah satu masyarakat yang memakai moda transportasi umum mengatakan hal itu baik, namun demikian Pemprov DKI harus mempertimbangkan kembali kelompok masyarakat yang memakai tarif integrasi.

Apalagi, kata dia, ada 15 kelompok masyarakat yang mendapatkan tiket gratis tarif integrasi seperti PNS, TNI, Polri.

 

"Disitu ada 15 kelompok buat masyarakat yang dapat free tiket gratis integrasi disitu ada point kaya PNS, TNI-Polri. Menurut saya untuk bagian yang itu lebih baik di bahas ulang atau dievaliasi ulang soalnya kalau misalkan PNS pangkatnya tinggi yang bergaji besar itu tidak layak yah untuk mendapatkan tarif integrasi seperti itu," ujar Indah di bilangan Jakarta Pusat, Selasa (14/6/2022).

Oleh karena itu, lanjut Indah, jika 15 kelompok itu mendapatkan tiket gratis tentunya bakal merugikan bagi masyarakat yang bergajih kecil.

"Sebenarnya tergantung golongan masyarakat kalau misalkan dia dari 15 kelompok tadi termasuk berpangkat tinggi dan bergaji besar tentunya bakal merugikan dengan masyarkat yang membutuhkan jadi tupoksinya nnti sasarannya tepat gitu maksudnya," tuturnya.

Sementara itu, Alfian (28) mendukung program Pemprov DKI yang ingin menaikan tarif integrasi menjadi Rp.10.000 rupiah. Sebab, kata dia, tarif integrasi ini akan menarik publik dari transportasi pribadi menjadi transportasu umum.

"Justru kalau ada tarif ini menurut saya akan menarik publik untuk beralih ke transportasi pribadi dan transportasi umum itu kan banyak bngtt tuh untuk mengurangi kemacetan mengurangi polusi dan lain-lain," ucapnya.

Selain itu, masyarakat lainnya, Dita (27) mengatakan program tarif integrasi ini menguntungkan bagi pengguna moda transportasi umum. Pasalnya, dengan tarif integrasi Rp 10.000 rupiah masyarakat dapat mencoba 3 transportasi lainnya seperti Transjakarta, LRT, MRT.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar