Bantah Dipecat, M Taufik: Majelis Kehormatan Tidak Memiliki Kewenangan, yang Berhak Melengserkan DPP Partai Gerindra

Selasa 07 Jun 2022, 23:51 WIB
Mohammad Taufik saat konferensi pers di Cikini, Jakarta Pusat. (Foto: rika)

Mohammad Taufik saat konferensi pers di Cikini, Jakarta Pusat. (Foto: rika)

Mohammad Taufik saat konferensi pers di Cikini, Jakarta Pusat. (Foto / rika)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik membantah dipecat oleh Majelis Kehormatan Partai Gerindra pada hari ini, Selasa (7/6/2022).

Menurutnya, ia bahkan belum mengetahui bahwa dirinya dipecat oleh Partai yang telah membesarkan namanya itu.

"Saya baru mendengar bahwa terjadi pemecatan pada diri saya oleh majelis mahkamah partai," ucap Taufik saat konferensi pers di Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/6/2022).

"Sampai dengan hari ini saya sampaikan, saya belum menerima surat itu," sambungnya.

Kemudian, ia mengatakan bahwa Majelis Kehormatan tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan status keanggotaannya sebagai kader partai.

Ia pun menyebut bahwa yang berhak melengserkan dirinya DPP ( Dewan Pimpinan Pusat ) Partai Gerindra.

"Tapi saya sampaikan begini, sepengetahuan saya, majelis itu tidak ada kewenangan memecat, yang berhak memecat adalah dewan pimpinan pusat," kata Taufik.

"Jadi majelis itu merekomendasikan kemudian rekomendasi disampaikan kepada DPP, baru DPP yang memutuskan. Karena itu sampai hari ini saya belum menerima surat," jelasnya.

Kendati demikian, Taufik pun menyampaikan terima kasih kepada partai pada Gerindra yang telah menaikkan namanya sebagai seorang pejabat atau politisi.

"Namun demikian saya kira bila itu benar terjadi maka saya ingin menyampaikan terimakasih kepada gerindra yang telah membuat saya menjadi besar," ucap Taufik kepada wartawan di Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/6/2022).

Lebih lanjut, Taufik mengungkapkan permohonan maaf kepada Partai Gerindra apabila belum seperti yang diharapkan.

"Dan saya mohon maaf bila dalam perjalanan ternyata belum seperti apa yang diharapkan," pungkasnya. (CR 02)

Berita Terkait

News Update