Belasan Anggota Geng Motor Usia di Bawah Umur di Bogor Deklarasikan Pembubaran Kelompok, dan Minta Maaf kepada Orangtua

Sabtu, 28 Mei 2022 05:58 WIB

Share
Belasan Anggota Geng Motor Usia di Bawah Umur di Bogor Deklarasikan Pembubaran Kelompok, dan Minta Maaf kepada Orangtua
Belasan anggota kelompok geng motor mendeklarasikan untuk membubarkan diri, di Polres Bogor. (Fprp: Dokumen Humas Polres Bogor)

BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Geng motor dengan nama Geng All Broters Netral di Kabupaten Bogor deklarasikan pembubaran kelompoknya di Polres Bogor, Jum'at (27/5/2022). 

Belasan anak di bawah umur yang menjadi anggota geng motor dikumpulkan di Aula Polres Bogor untuk mendeklarasikan pembubaran geng motornya dan meminta maaf kepada orangtua. 

"Para anggota geng motor yang berusia di bawah 18 tahun itu berbaris dihadapan orang tua dan Polisi. Ketua geng motor itu diminta membacakan deklarasi pembubaran kelompok mereka," ungkap Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin. 

Setelah membacakan deklarasi pembubaran, lanjut Iman, beberapa anggota geng motor langsung meminta maaf kepada orangtuanya. 

"Sebelumnya, geng motor tersebut diamankan oleh Timsus Crime Hunter Polres Bogor terdiri dari gabungan Reserse, Sat Narkoba, Sat Intelkam yang berpatroli di simpang Cinangneng Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor," papar Iman. 

Iman menceritakan, pada saat Timsus Crime Hunter sedang melakukan patroli ditemukan sekelompok anak-anak yang mengklaim dirinya sebagai Geng All Brothers Netral. 

"Sehingga kami melakukan pengamanan terhadap mereka dan saat ini mereka sudah mendeklarasikan diri untuk membubarkan kelompok mereka dengan penuh kesadaran," jelasnya. 

Kapolres Bogor ini menuturkan, terdapat 18 anak Dalam geng tersebut, yang mana teridiri dari lima perempuan dan 13 laki-laki dengan usia masih di bawah 18 tahun. 

Adapun kelompok tersebut meresahkan warga dengan sering berkumpul mencari lawan tawuran dan ada yang kedapatan membawa sajam jenis celurit. 

"Mereka kumpul putar-putar berencana melakukan tawuran. Nanti mencari lawan tanding. Nanti kalau ada lawan tanding, baru mereka berantem," jelasnya. 

Halaman
1 2
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar