Tak Ada Luka di Perut Meski Ditendang dan Diinjak, Ade Armando: Kata Dokter karena Saya Gemuk

Selasa, 17 Mei 2022 08:38 WIB

Share
Foto kondisi Ade Armando yang babak belur di Rumah Sakit. (Foto: Twitter/Dennysiregar7)
Foto kondisi Ade Armando yang babak belur di Rumah Sakit. (Foto: Twitter/Dennysiregar7)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dosen Universitas Indonesia (UI) sekaligus pegiat media sosial, Ade Armando, menceritakan kasus pengeroyokan yang dialaminya saat aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI pada 11 April lalu.

Ade Armando mengatakan, bahwa sasaran massa yang mengeroyoknya kala itu adalah bagian kepala dan perutnya.

Saat itu ia dihantam dibagian kepala setelah ia tersungkur oknum pengunjuk rasa yang brutal menendangi dan menginjak bagian perut Ade Armando.

Beruntung dengan kondisi tubuh yang gemuk, sehingga tak terjadi luka yang membahayakan di bagian perutnya meski bagian kepala babak belur.

“Karena kondisi terberat adalah kepala saya. Saya ditendangi itu perut saya. Jadi cerita lucunya, kata dokter karena saya gemuk. Jadi yang ditendang itu lemak di perut saya. Ternyata ada untungnya gemuk ya,” ujarnya dikutip dari akun YouTube Cokro TV, Selasa 17 Mei 2022.

Ade Armando pun bersyukur kasus pengeroyokkan tersebut tak sampai merenggut nyawanya.

“Saya bersyukur kepada Allah masih bisa dilindungi dari kejadian kemarin itu,” tuturnya.

Setelah lebih dari satu bulan aksi pengeroyokan, kini kondisi Ade Armando telah pulih.

“Alhamdulillah kondisi saya sudah mulai membaik tapi memang harus ada dipulihkan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan masa kritis kala menjalani perawatan di rumah sakit. Pada Minggu pertama menjalani perawatan di rumah sakit, kata Ade Armando, ia tak bisa tidur nyenyak.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar