JEPANG, POSKOTA.CO.ID - Kane Tanaka selaku perempuan tertua di jepang dikabarkan telah meninggal dunia di usia 119 tahun pada 19 April lalu, disampaikan oleh pemerintah setempat.
Dilansir dari BBC News pada Rabu (27/4/2022), manusia tertua di dunia yang berasal kota Fukuoka, Jepang Barat Daya. Tanaka tutup usia pada Kamis (19/4) di waktu setempat.
Kane Tanaka lahir pada tanggal 2 Januari 1903, tahun dimana Wilbur dan Orville Wright berhasil menerbangkan pesawat bertenaga pertama di dunia, setahun sebelum pecahnya Perang Rusia-Jepang.
Meskipun Kane Tanaka tidak dapat mencapai pada usia 120, tetapi dia masih berumur panjang dan menjadi orang tertua di dunia. Dia memegang selama tiga tahun dan memiliki gelar yang berkaitan dengan keluarga, tidur, harapan dan iman.
Tanaka merupakan anak ketujuh dari sembilan bersaudara dan menikah pada usia 19 tahun. Tanaka menjalankan toko mie dan menghidupi keluarganya ketika suaminya Hideo dan putra sulungnya berperang selama Perang Tiongkok-Jepang yang dimulai pada tahun 1937. Setelah perang, pasangan itu menjalankan toko kue beras.
Tanaka menyukai cemilan seperti cokelat dan soda, Dia juga menghabiskan tahun terakhirnya di panti jompo di Fukuoka, di mana dia menikmati bermain permainan papan Reversi, di antara kegiatan lainnya.
Orang tertua yang masih hidup sekarang yaitu Lucile Randon, seorang biarawati Prancis berusia 118 tahun. Randon juga merupakan orang tertua yang selamat dari COVID-19.
Sedangkan Jeanne Louise Calment, seorang wanita Prancis yang meninggal pada tahun 1997, tetap menjadi orang yang hidup paling lama pada 122 tahun dan 164 hari. (Rio Achmad)