Prof Megawati Bingung Lihat Emak-Emak yang Suka Antre, Netizen: Mantan Presiden Tapi Tak Tahu Apa Beda Baju dan Minyak Goreng!

Sabtu, 23 April 2022 14:47 WIB

Share
Kolase Megawati dan emak-emak antre minyak goreng. (Foto: Diolah dari Google).
Kolase Megawati dan emak-emak antre minyak goreng. (Foto: Diolah dari Google).

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Sejumlah netizen menyerang habis-habisan Ketua Umum PDIP yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Megawati Soekarnoputri. Guru Besar tidak tetap yang memperoleh gelar profesor dari Universitas Pertahanan ini dinilai tak mampu membedakan mana baju dan minyak goreng.

Fenomena ini terlihat jelas saat Megawati menyampaikan pidatonya dalam acara Kick Off & Talkshow Pembentukan BRIN Daerah (BRIDA), tiga hari lalu. Megawati mengungkapkan keresahan hatinya melihat tingkah emak-emak yang berbondong-bondong membeli baju tapi di sisi lain sibuk antre minyak goreng.

"Saya lihat di pasar-pasar sekarang akibat sudah dilepaskannya aturan PPKM. Ibu-ibu berbondong-bondong beli baju dan lain sebagainya. Padahal di lain sisi, itu yang saya sendiri bingung, mereka antre minyak goreng. Ini kan harus di-research," kata ketua umum partai 30 tahun ini.

Menurut netizen, yang membingungkan bukanlah fenomena emak-emak antre minyak goreng dan baju, tapi penilaian Megawati yang mempersepsi aktivitas emak-emak tersebut. 

Pasalnya, tak ada yang aneh dengan kegiatan mengantre membeli baju dan minyak goreng karena hal itu adalah aktivitas yang biasa dilakukan semua orang, termasuk Megawati sendiri.

Uniknya, Megawati justru meminta para periset di BRIN untuk meneliti fenomena tersebut. Netizen yang kebingungan dengan arahan itu lantas menyinggung kapabilitas Megawati saat ini dengan pengalamannya yang dulu pernah memimpin Indonesia.

"Ibu-ibu bingung, ada mantan presiden yang tidak tahu apa beda antara baju dan minyak goreng," tulis akun @Puthutea di jagat Twitter.

Cuitan @Puthutea merupakan respons atas unggahan netizen lain bernama @idamansemuanya yang mengomentari status Megawati sebagai profesor tapi tak kuasa menganalisis fenomena sosial di masyarakat.

"Bu Mega ini kan profesor, ya kalau profesor menemukan permasalahan di lapangan segera dibikin risetnya, kasih solusi berdasarkan kajian akademik," tulis @idamansemuanya.

Seturut dengan itu, netizen lain ikut melontarkan komentar untuk Megawati. Sebagian menyindir balik dan mengaku heran melihat Megawati selalu dirundung kebingungan.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar