Antisipasi Tawuran Remaja, Polres Cilegon Kerahkan Tim Jawara

Senin, 11 April 2022 10:06 WIB

Share
Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono saat memeriksa Tim Jawara. (ist)
Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono saat memeriksa Tim Jawara. (ist)

CILEGON, POSKOTA.CO.ID -  Maraknya kasus tawuran di sejumlah daerah di wilayah hukum Polda Banten dalam bulan Ramadhan, membuat jajaran Polres Cilegon melakukan langkah antisipasi dengan meningkatkan patroli rutin.

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono menjelaskan, untuk mengantisipasi aksi tawuran tersebut, Polres Cilegon akan meningkatkan patroli rutin dengan mengerahkan personel tim Jawara (Jaga Warga).

"Kami laksanakan patroli rutin, baik polres maupun polsek jajaran. Untuk itu kami tambahkan personel Patroli Jawara polres Cilegon sekaligus antisipasi kegiatan mudik lebaran," ujar Sigit kepada wartawan, Senin 11 April 2022.

Dijelaskan Sigit, sebanyak 36 personil dikerahkan untuk patroli menggunakan sepeda motor. Patroli pun dilakukan pada malam hari hingga dini hari.

Sigit menjelaskan, pihaknya pun mengimbau kepada orang tua yang memiliki anak-anak remaja, setidaknya mengecek keberadaanya di malam hari dan dini hari.

"Kami juga mohon keterlibatan seluruh stake holder, baik pemkot, camat, lurah, rw dan rt. Mari kita jaga warga kita bersama sama," kata Sigit.

Selain mengantisipasi bentrokan antar remaja, patroli itu pun dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan, antisipsi pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor dan pencurian dengan kekerasan.

Menyinggung terjadinya bentrokan remaja yang memakan korban, Sigit mengaku merasa prihatin, ia berharap hal itu tidak terjadi di Wilayah Hukum Polres Cilegon.

Untuk diketahui, dalam sepekan tawuran antar remaja yang menyebabkan tiga orang luka-luka ini terjadi di dua lokasi berbeda di Kota Serang. Semua korban terkena senjata tajam.

Lokasi pertama tawuran jelang sahur pecah di Jalan Sukadiri, Kasemen. Sekira pukul 01:30 WIB. Bentrok ini mereka menggunakan senjata.

Halaman
Editor: Tri Haryanti
Contributor: Rahmat Haryono
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar