Ya Ampun! Harga Kue Lebaran Mendadak Naik, Gegara Imbas Harga Sembako Mahal Selama Ramadan

Kamis, 7 April 2022 16:02 WIB

Share
Ya Ampun! Harga Kue Lebaran Mendadak Naik, Gegara Imbas Harga Sembako Mahal Selama Ramadan
Kue Nastar (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Melambungnya harga kebutuhan bahan pokok sepertinya sudah menjadi tradisi saat bulan Ramadan tiba.

Namun ternyata, akibat naiknya bahan-bahan, harga kue lebaran pun ikut melonjak.

Seperti yang dialami oleh salah satu pedagang kue kering untuk lebaran di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Lulu (24) pemilik bisnis rumahan 'Lulu Cookies and Cakes' mengaku bahwa harga kue yang ia jual ikut naik sebab harga terigu, keju, telur dan bahan-bahan lainya mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

"Padahal pas tanggal 25 Maret harga keju sekitar Rp470.000 untuk satu bola. Sekarang jadi Rp500.000an lebih. Harga butter dari Rp690.000 untuk 2.270kg sekarang dikisaran Rp720.000an," kata Lulu, saat dihubungi Poskota.co.id, Kamis (7/4/2022).

"Telur itu kemarin paling mahal sempat 30.000an. Terigu juga dari harga 9.000 jadi 11.000, ada yang dari 11.000 jadi 13.000," sambung dia.

Tak hanya bahan pokok untuk membuat kuenya, kemasan pun untuk mewadahi kuenya juga tak mau ketinggal soal kenaikan harga.

"Harga toples juga bisa naik 5.000 sampai 10.000 dalam kurun waktu  seminggu, makanya harga-harga kue kita juga ikutan naik mulai dari 5.000 sampai dengan 10.000an lah," ujarnya.

Ia pun juga memberikan contoh-contoh harga kue yang naik.

"Seperti kue nastar pada tahun 2020 harganya Rp55.000, tahun 2021 menjadi Rp60.000 dan tahun ini menjadi Rp65.000," jelas Pebisnis Muda itu.

Namun, dibalik melesatnya harga-harga kue akibat harga bahan yang tinggi, pesanan kue di tokonya terbilang ramai jika dibanding dengan ramadan tahun-tahun sebelumnya.

"Sebelum pandemi orderan bisa 50 lusin. Tetapi semenjak pandemi ini hanya 20 lusin saja, tapi dilihat dari Pre Order pertama ini sudah mencapai 20 lusin baru beberapa hari ramadan. Sepertinya akan lebih tapi belum tahu apakah bisa mencapai target sebelum pandemi yaitu 50 lusin," tuturnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar