Sah!!! Rencana Pembangunan Sirkuit Bakal F1 di Bintan Dimulai Bulan Maret

Jumat, 11 Maret 2022 20:38 WIB

Share
Sah!!! Rencana Pembangunan Sirkuit Bakal F1 di Bintan Dimulai Bulan Maret
Ilustrasi mobil balap F1. (Foto: formula1.com).

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kabar gembira datang lagi dari dunia otomotif, setelah sukses dengan penyelenggaraan kelas motor Kejuaraan Dunia Superbike dan tes pramusim MotoGP di Sirkuit Internasional Mandalika.

Kini Indonesia kembali bersiap untuk kedatangan kejuaraan kelas mobil Formula Satu (F1).

Setelah sukses membangun Sirkuit Internasional Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (KEK Mandalika), Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia siap membangun sirkuit baru lagi.

Sirkuit F1 akan dibangun di Kepulauan Riau dan groundbreaking (peletakan batu pertama) sudah dimulai pada 17 Maret 2022.

Rencana ini merupakan hasil rapat terbatas (ratas) Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, bersama dengan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo serta beberapa investor, Minggu (6-3-2022).

Dalam hasil ratas tersebut, rencananya pembangunan ini akan disiapkan pada dua tempat. Tempat pertama berdekatan dengan Danau Lagoi Bay, sedangkan tempat kedua berada di belakang Pantai Pasir Panjang.

Ansar menjelaskan bahwa kehadiran sirkuit F1 ini akan menjadi daya tarik dan meningkatkan nilai jual Bintan. "Kita akan punya nilai jual yang lebih dan otomatis akan berdampak pada perekonomian dan sebagainya, Insya Allah semuanya lancar, sirkuit ini menjadi salah satu ikon kita. Semua mata akan memandang kita, dan kita harus siap," ujar Ansar.

Proses pembangunan sirkuit internasional ini sudah melalui pengkajian dengan tim Papulous, konsultan dari Amerika Serikat/Inggris. Sebelum menggelar acara groundbreaking nanti, akan dilaksanakan rapat final di Jakarta antara Pemerintah Provinsi Kepri beserta Investor Kepri dan Pemerintah Pusat.(*)

Editor: Muhammad Rio Alfin Pulungan
Contributor: Widaksono Gasta Gasti
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar