Waduh! Tagihan Hutang Pemerintah Rp385 Miliar Claim Covid-19 di RS Swasta Tak Digubris, ARSSI Kebingungan

Selasa, 18 Januari 2022 16:16 WIB

Share
Tagihan hutang pemerintah Rp385 miliar claim Covid-19 di RS Swasta tak digubris, ARSSI kebingungan. (Foto/dokarssi)
Tagihan hutang pemerintah Rp385 miliar claim Covid-19 di RS Swasta tak digubris, ARSSI kebingungan. (Foto/dokarssi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Tagihan hutang pemerintah Rp385 miliar claim Covid-19 di RS Swasta tak digubris, ARSSI kebingungan.

Hal tersebut di ungkapkan Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI), berdasarkan data yang dihimpun ARSSI setidaknya ada tunggakan pemerintah sebesar Rp385.486.388.446 yang akhirnya masuk klaim kadaluarsa karena berbagai hal. 

Hal itu disampaikan ARSSI saat menyambangi Fraksi PKS untuk menyampaikan terkait Penagihan Pelayanan Claim Covid-19 Tahun 2020 yang belum dibayarkan oleh pemerintah.

Perwakilan ARSSI yang dipimpin Sekretaris Jenderal ARSSI Ling Ichsan Hanafi langsung diterima oleh Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati, Netty Presetiany dan Alifudin, Selasa (18/1/2022).

Ichsan memaparkan perjuangan ARSSI untuk memperjuangkan penagihan pelayanan klaim Covid-19 Tahun 2020 sudah dilakukan dengan mengirim surat resmi ke berbagai instansi antara lain Kementerian Kesehatan, Kemenko PMK dan Kemenko Marvest. 

Masih dengan Ichsan, namun tidak ada hasil yang memuaskan, alhamdulillah hari ini kami langsung diterima oleh Fraksi PKS.

Respons Fraksi PKS sangat membahagiakan, mudah-mudahan ini bisa menemui titik terang.

Kami RS sudah berjuang memberikan pelayanan kepada pasien kenyataannya kami mengalami hambatan klaim uang yang mencapai Rp385 miliar, hutang pemerintah ke RS Swasta.

Ichsan melaporkan, berdasarkan data yang dihimpun ARSSI setidaknya ada tunggakan Rp 385.486.388.446 yang akhirnya masuk klaim kadaluarsa karena berbagai hal.

Ia yakin jumlah ini akan terus meningkat karena belum menghitung tunggakan di RS milik pemerintah sendiri atau RS Swasta lain. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar