Dari 32 Destinasi Wisata di Lebak, Baru 10 Diantaranya Yang Punya Fasilitas Asuransi

Jumat, 17 Desember 2021 06:11 WIB

Share
Menteri Pariwisata dan ekonomi kreatif, Sandiaga Uno saat berkunjung ke Lebak. (Foto/Yusuf)
Menteri Pariwisata dan ekonomi kreatif, Sandiaga Uno saat berkunjung ke Lebak. (Foto/Yusuf)

LEBAK,POSKOTA.CO.ID - Dinas Kebudayan dan Pariwisata (Disbudpar) Lebak mencatat terdapat 32 destinasi wisata yang tersebar di 28 Kecamatan se Kabupaten Lebak. Namun, dari 32 destinasi wisata itu, diketahui baru ada 10 destinasi yang memiliki atau menyediakan fasilitas asuransi bagi para pengunjung.

Kepala Disbudpar Lebak Imam Rismahayadin mengatakan, ke 10 destinasi wisata itu yakni Pantai Sawarna, Goa Langgir, Karang Bokor, Pulo Manuk, Cibobos, Bagedur, Shorea Forest, Lebak Damar Ciporolak, Negeri Diatas Awan/Gunung Luhur, dan Pemandian Air Panas, di Cipanas.

"Di Lebak baru 10 objek wisata yang sudah menyelenggarakan asuransi jiwa terhadap pengunjungnya maupun kepada pegawainya," kata Imam Rismahayadin, saat ditemui, Kamis(16/12/2021).

Menurut Imam, Asuransi yang merupakan hasil kerjasama antara pengelola wisata dengan perusahaan penyedia asuransi itu dapat mengurangi dampak kerugian yang muncul dari jika terjadi suatu kecelakaan di lokasi wisata baik yang dialami pengunjung maupun pihak pengelola atau pegawai destinasi wisata itu sendiri.

"Di Lebak belum semua menyelenggarakan asuransi tersebut. Tapi saya berharap semua pengelola wisata untuk ikut serta mengikuti asuransi dengan jasa raharja sebagai pelayanan prima kepada pengunjung," terang Imam.

"Perlu diketahui, memiliki asuransi itu akan membantu para pelaku usaha wisata untuk membantu korban yang terdampak laka laut. Catatan bagi pengunjung yang masuk dengan resmi yakni memiliki karcis resmi, tapi bagi pengunjung yang tidak berkacis jangan harap bisa di asuransi ketika dihadapkan dengan laka laut bisa di cover Jasaraharja," timpalnya.

Untuk itu, kedepan pihaknya akan terus mengajak dan mendorong para pengelola wisata di Lebak untuk menjalin kerjasama dengan penyedia jasa asuransi dengan tujuan untuk memberikan jaminan kepada para pengunjung ataupun pegawai.

Saat disinggung, objek wisata mana yang sulit diajak untuk menerapkan asuransi? Imam mengaku objek wisata Baduy. Menurut Imam mereka (objek wisata Baduy) belum menerapkan asuransi karena terbentur dengan aturan adat.

"Sebenarnya yang lainnya juga (objek wisata yang belum berasuransi) bukan karena tidak mau tapi pendekatan atau sosialisasi yang belum menyentuh kepada mereka (pengelola). Artinya, butuh sosialisasi lagi agar mereka mau ikut asuransi," tandasnya.

Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak, Ucuy Masyhuri Sajim mendorong agar semua objek wisata di Lebak menerapkan asuransi. Hal itu sebagai pelayanan maksimal dan memberikan rasa nyaman kepada pengunjung.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar