Aksi Pencurian Tas Berisi Rp7 Juta di Masjid As Syifa RS Harapan Kita: Jangan Mengira Tempat Ibadah Aman dari Pencurian

Jumat, 17 Desember 2021 05:39 WIB

Share
Uang di Mushola RS Harapan Kita dicuri, Polisi buru pelaku. (Foto/freepik)
Uang di Mushola RS Harapan Kita dicuri, Polisi buru pelaku. (Foto/freepik)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Sosiologi Umum dari Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta, Musni Umar, meminta masyarakat agar selalu waspada di manapun berada. Karena kejahatan itu tidak mengenal tempat, sekalipun di rumah Ibadah.

Jangan sampai kasus seorang perempuan yang kehilangan tas berisi uang Rp7 juta dan bermacam barang berharga lainnya saat tertidur di pelataran Masjid As Syifa RS Harapan Kita pada Selasa (7/12/2021) dini hari itu terulang.

Menurutnya, sudah banyak kejadian kasus pencurian di tempat ibadah seperti masjid ataupun Mushola. Dari hal kecil saja, seperti sandal ataupun sepatu sering hilang digasak orang.

Dari itu masyarakat, jangan berpikir, tempat ibadah seperti masjid ataupun mushola itu menjadi lokasi yang aman dari kasus pencurian. Sehingga membuat dia lengah dan tidak waspada.

"Karena di setiap kesempatan itu kita betul-betul siap kehilangan. Harus hati-hati, apa di masjid, di Mushola di mana saja. Itu potensi kita kehilangan itu ada," ujar Musni saat dihubungi.

Sebaiknya, kalau istirahat sekalipun di tempat ibadah, mau siang ataupun malam, barang bawaan harus melekat pada tubuh.

"Di mushola pun tertidur itu kalau ditaro bagian badan itu aman. Jadi itu karena lalai, ketika dia lengah itulah kesempatan," cetusnya.

Musni berharap, dengan adanya bekal rekaman CCTV kasus pencurian tersebut, Polisi dapat dengan segera meringkus penjahatnya.

"Kalau terekam CCTV bisa diungkap mudah-mudahan itu sebagai jalan keluar, tetapi kalaupun terungkap itu haruslah menjadi pelajaran bagi siapapun juga," pungkasnya. (Yono)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar