Tarif Tol Naik 2022, Pengamat: Harus Transparan, Jangan Suka-suka Hati

Senin, 13 Desember 2021 20:04 WIB

Share
Jalan tol. (foto: ilustrasi/kementerian pupr)
Jalan tol. (foto: ilustrasi/kementerian pupr)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pengamat transportasi Azas Tigor Nainggolan mengatakan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) harus terbuka dalam menaikkan tarif tol awal 2022 mendatang. Sebab, katanya, bagimana masyarakat bisa tahu kalau tidak dibuka.

"Keterbukaan itu penting. Sebab, bagimana masyarakat tahu kalalu pihak PT. Jasa Marga tidak terbuka. Ya harus terbuka," kata Azas saat dihubungi, Senin (13/12/2021) malam.

Azas mengatakan, PT. Jasa Marga tidak bisa serta-merta menaikkan tarif tol. Apalagi katanya, baru-baru ini tarif tol di Jakarta sudah naik.

"Keterbukaan itu gunanya, agar masyarakat tahu. Dengan demikian maka masyarakat akan memberikan respons dengan rencana naiknya tarif tol tersebut," ucapnya.

Azas Tigor Nainggolan menegaskan, PT Jasa Marga itu adalah BUMN. Maka, yang namanya BUMN itu milik rakyat. Bukan milik Direktur BUMN.

"BMUN itu jelas milik rakyat, Bukan juga milik Menteri BUMN. Nah, untuk itu rencana adanya naiknya tarif tol harus transparan, jangan suka-suka hati saja," ucapnya.

Sebelumnya, Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru Santoso mengatakan, berdasarkan aturan yang berlaku, penyesuaian tarif tol dilakukan dua tahun sekali.

“Saat ini memang kita ada beberapa ruas tol yang terjadwal untuk naik tarifnya di 2022," kata Dwimawan di Jakarta, Minggu (12/12/2021).

Meski akan ada kenaikan tarif tol pada 2022, Dwimawan enggan menyebutkan ruas tol mana saja yang akan mengalami kenaikan tarif tol.

"Nanti pada saatnya akan kita sampaikan karena penyesuaian itu tidak serta merta,” ungkap Dwimawan.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar