Pelaku Mutilasi di Bekasi Sempat Ajak Korban Konsumsi Narkoba Sebelum Mengeksekusi di Tempat Penitipan Motor

Minggu, 28 November 2021 18:40 WIB

Share
Polres Metro Bekasi dan Polda Metro Jaya mengungkap kasus pembunuhan mutilasi Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (foto: poskota/ cr04)
Polres Metro Bekasi dan Polda Metro Jaya mengungkap kasus pembunuhan mutilasi Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (foto: poskota/ cr04)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Polisi telah menetapkan dua tersangka terkait kasus pembunuhan sadis disertai mutilasi terhadap korban RS (28) di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (27/11/2021).

Dua tersangka itu berinisial MAP jenis kelamin laki-laki (29 tahun) dan FM jenis kelamin laki-laki (20 tahun). Sementara satu lainnya masih dalam pengejaran kepolisian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Endra Zulpan mengatakan, motif pelaku dalam melancarkan aksi kejinya itu karena sakit hati.

"Yang melatarbelakangi terjadinya kasus mutilasi oleh para pelaku motifnya adalah karena sakit hati dengan korban RS," katanya di Polda Metro Jaya, Minggu (28/11/2021).

Zulpan mengatakan, pelaku FM merasa sakit hati karena pernah dihina oleh korban. Sementara pelaku MAP sakit hati dengan korban karena (alm) istri pelaku pernah dicabuli oleh korban.

Modus pelaku dalam melakukan pembunuhan yang berujung mutilasi adalah dengan mengajak korban mengonsumsi narkoba. Kemudian ketika korban tertidur, para pelaku langsung menggorok leher korban dengan sebuah golok bergagang warna hitam.

"Selanjutnya jasad korban dimutilasi oleh para pelaku dan potongan tubuh korban dibuang di pinggir jalan," ungkap Zulpan.

Setelah kejadian, warga menemukan 10 (sepuluh) potong bagian tubuh tangan dan kaki. Kemudian polisi langsung bergerak cepat untuk melakukan identifikasi.

Para pelaku pun akhirnya ditangkap oleh tim gabungan Polres Metro Bekasi dan Polda Metro Jaya . 

Pelaku FM ditangkap pada Sabtu (28/11/2021) sekitar pukul 15:00 WIB di Tambun selatan Kabupaten Bekasi.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar