Pemkab Bekasi Sediakan Satu Alat Berat untuk Angkat Lumpur dan Sampah di Sumberjaya Tambun Selatan

Kamis 11 Nov 2021, 23:02 WIB
Alat berat yang nampak sedang melakukan pengerukan sampah dan lumpur di kali Villa dua, Sumberjaya, Tambun Selatan, Kamis (11/11/2021). (ist)

Alat berat yang nampak sedang melakukan pengerukan sampah dan lumpur di kali Villa dua, Sumberjaya, Tambun Selatan, Kamis (11/11/2021). (ist)

BEKASI, POSKOTA.CO.ID - UPTD Pengelolaan sampah Unit 2 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Desa setempat melakukan pembersihan sampah dan pengerukan lumpur di aliran kali Villa, Sejak Rabu (10/11/2021) hingga lima hari kedepan untuk antisipasi banjir.

Diketahui jika sampah dan lumpur yang dikeruk tersebut berdampak pada ribuan rumah warga di perumahan Villa Dua, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan.

Kepala UPTD Pengelolaan sampah Unit DLH Kabupaten Bekasi, Sumardi menyebut pengerukan yang dilakukan, sebagai bentuk antisipasi banjir yang juga menghantui Perumahan Villa Dua.

Sementara sampah rumah tangga, pohon Eceng Gondok, dan lumpur yang berada di aliran perumahan itu, dikhawatirkan sebagai penyebab banjir.

"Pembersihan sampah ini dilakukan sebagai pencegahan banjir yang berdampak pada tiga ribu warga di perumahan Villa Dua," ujar Sumardi, Kamis (11/11/2021).

Untuk mengangkut sampah serta lumpur yang menjadi salah satu sumber penghambat aliran kali menjadi banjir, yang diketahui sepanjang satu kilometer.

Pihak DLH dan Sumber Daya Air Kabupaten Bekasi menerjunkan satu alat berat dan juga truk.

"Dinas Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air menurunkan satu alat berat, untuk bersihkan sampah dan ngeruk lumpur di aliran kali Villa" sambungnya.

Salah satu warga perumahan Villa Dua, Yaitu Heru Pranata mengungkapkan, dampak adanya tumpukan sampah, membuat pemukuiman nya menjadi banjir dengan mencapai ketinggian 50 cm hingga 1 meter.

"Kalau hujan deras kemarin, sempat banjir karna ini aliran airnya kan gak lancar. Saya berharap dengan dibersihkannya kali Villa, setidaknya bisa mengurangi dampaknya," ucap Heru. (kontributor/ihsan fahmi)


Berita Terkait


News Update