Piala Thomas Akhirnya Mendarat di Pelatnas Cipayung: Trofi Ini Jerih Payah Para Pemain Hingga Berdarah-Darah

Sabtu, 6 November 2021 05:14 WIB

Share
Piala Thomas mendarat di Pelatnas Cipayung. (Foto/PBSI/Ist)
Piala Thomas mendarat di Pelatnas Cipayung. (Foto/PBSI/Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Piala Thomas yang berhasil diboyong tim bulutangkis Indonesia dalam perebutan di Denmark, pada Oktober lalu, akhirnya mendarat di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (5/11/2021) petang. 

Trofi lambang supremasi bulutangkis beregu putra dunia itu hadir untuk keperluan sejumlah acara seremoni di Tanah Air.

Trofi tersebut dikirim oleh Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) dari markasnya di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam acara seremoni sederhana namun sarat makna, Piala Thomas diserahkan oleh Kabid Pengembangan Daerah PP PBSI Sudarto Adinagoro kepada manajer tim Eddy Prayitno, yang kemudian memberikan kepada pahlawan kemenangan, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.

"Pasti senang banget dan puji Tuhan Piala Thomas yang kita rebut di Aarhus, Denmark lalu, bisa kembali ke Tanah Air," kata Jonatan dalam keterangan resmi PBSI.

"Harapannya, semoga bisa memotivasi dan memberi semangat kepada teman-teman, terutama pemain junior, untuk bisa mempertahankan lagi, pada kejuaraan mendatang," tambah dia.

Menurut manajer tim Eddy Prayitno, kedatangan Piala Thomas akan memberi dampak positif bagi pembinaan bulutangkis di Tanah Air. 

"Piala Thomas ini adalah hasil jerih payah semua pemain hingga berdarah-darah. Piala kebanggaan itu kini bisa kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi setelah menunggu 19 tahun lamanya. Hadirnya Piala Thomas ini semoga bisa memotivasi semua pemain untuk lebih berprestasi," ujar Eddy.

Indonesia berhasil kembali merebut Piala Thomas 2020 setelah menjadi yang terbaik dalam pertandingan di Ceres Arena, Aarhus, Denmark.

Pada partai final yang berlangsung pada 17 Oktober 2021, Anthony Sinisuka Ginting cs sukses mengalahkan China dengan skor meyakinkan 3-0.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar