Masyarakat Patut Bersyukur! Prof Wiku Sampaikan Penambahan Kasus Covid-19 Terus Turun di Bawah 1.000 Orang

Minggu 10 Okt 2021, 19:21 WIB
Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (foto: istimewa)

Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (foto: istimewa)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Penularan Covid-19 di tengah masyarakat terus menurun, per hari Minggu (10/10/2021) penambahan kasus aktif virus Corona di bawah 1.000 orang.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengumumkan mereka yang positif Covid-19 bertambah sebanyak 894 kasus, sehingga secara keseluruhan ada 4.227.932 orang.

Sedangkan mereka yang sembuh dari Covid-19 mengalami kenaikan sebanyak 1.584 kasus, sehingga secara nasional mereka yang sembuh mencapai 4.060.851 orang.

Angka kematian akibat Covid-19 per hari Minggu (10/10/2021) bertambah sebanyak 39 kasus, sehingga secara nasional mereka yang wafat mencapai 142 651 orang.

Per hari Minggu (10/10/2021) Satgas juga mengumumkan adanya dua provinsi yang mengalami penambahan kasus positif Covid-19 di atas 100 orang.

Di antaranya ialah DKI Jakarta bertambah 140 kasus, kemudian kedua Jawa Timur dengan penambahan sebanyak 128 kasus.

Satgas mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan air mengalir) untuk mencegah penularan Covid-19.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan vaksin Covid-19 yang diproduksi Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical Co, Ltd yang diberi nama Recombinant Novel Coronavirus Vaccine (CHO CELL) dan dengan nama brand ZifivaxTM hukumMajelisnya suci dan halal.

Fatwa tersebut disampaikan Ketua Bidang Fatwa MUI KH Asrorun Ni’am di Gedung MUI, Sabtu (9/10). Turut hadir dalam pengumuman tersebur, Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan dan Sekretaris Komisi Fatwa MUI, KH Miftahul Huda.

“Vaksin boleh digunakan dengan syarat terjamin keamanannya menurut ahli/Lembaga yang kredibel dan kompeten,” kata Kiai Asrorun saat membacakan fatwa tersebut di hadapan awak media.

Dia menambahkan, terkait rekomendasi MUI menyatakan pemerintah wajib terus mengikhtiarkan penanganan wabah Covid-19 dengan pengadaan vaksin untuk mewujudkan kekebalan kelompok.


Berita Terkait


News Update