Terungkap! Bukan Karena Limbah Pabrik, DLH Tangsel Sebut Zat Merah yang Cemari Sungai Cisadane Berasal dari Pengepul Pelastik

Minggu 03 Okt 2021, 15:55 WIB
Aliran sungai Cisadane tercemar limbah industri pabrik. (foto: tangkapan layar video)

Aliran sungai Cisadane tercemar limbah industri pabrik. (foto: tangkapan layar video)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan membantah limbah merah pekat yang menyerupai darah merupakan limbah yang dibuang dari pabrik sekitar.

Kepala Bidang PPKL pada DLH Tangsel Budi mengatakan, pencemaran lingkungan di aliran sungai Cisadane akibat adanya aktivitas pengolahan limbah plastik bekas pakai.

"Kegiatan tersebut bukan pabrik atau industri tapi pengepul plastik bekas," ujarnya, Minggu (3/10/2021).

Kata Budi, pengepul limbah plastik ini mencuci plastik yang akan diolah di aliran sungai Cisadane tersebut.

"Mereka mencuci dengan air sungai sebelum dikirim ke pabrik pengolah biji plastik yang lokasinya diluar Tangsel," jelas dia.

Budi menambahkan setelah mendapat laporan pagi ini pihaknya langsung bergerak menuju lokasi. Di lokasi ini tim menemukan adanya limbah tersebut.

"Iya untuk penanganannya tadi pagi tim DLH dengan Satpol PP sudah turun ke lokasi pengepul plastik bekas yang diduga membuang limbah berwarna merah," jelas dia.

Bahkan dirinya mengaku ttelah mengambil sample air yang dicemari oleh limbah tersebut.

Pihak pengelola mengatakan jika warna merah tersebut didapat dari bekas pewarna makanan.

"Tim LH sudah ambil sample baik di air sungai maupun zat pewarna yang dibuang untuk di analisa Laboratorium," ujarnya.

"Sesuai informasi yang saya dapat warna merah yang dibuang sisa pewarna makanan dari pabrik sosis namun untuk pastinya apakah bener pewarna makanan atau bukan masih nunggu hasil analisa laboratorium," tuntasnya.

Berita Terkait
News Update