Kasihan, Kena Hipnotis di Angkot, Pria Tua Pedagang di Cilegon Ini Saat Turun Periksa Kantong, Ternyata HP Telah Lenyap

Rabu, 29 September 2021 16:56 WIB

Share
Liman, pria tua warga Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, korban hipnotis. (ist)
Liman, pria tua warga Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, korban hipnotis. (ist)

CILEGON, POSKOTA.CO.ID – Liman, pria tua warga Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, harus merelakan handphone (HP)nya digondol bandit jalanan.

Pria paruh baya ini menjadi korban kejahatan dengan modus hipnotis di dalam angkutan kota (Angkot) trayek Kota Serang-Cilegon dalam perjalanan ke Cilegon, Rabu (29/9/2021). 

Pria tua yang kerja jadi pedagang di Cilegon ini kena hipnotis di angkot. Saat turun ia memeriksa kantong, ternyata HPnya telah lenyap.

Korban baru tersadar dihipnotis saat di depan pusat perbelanjaan dekat perempatan lampu merah Pondok Cilegon Indah (PCI).

Korban yang berangkat dari Kota Serang dan hendak ke Gerem tersadar telah dihipnotis oleh pelaku yang saat itu satu angkot dengannya. 

Hal ini diceritakan oleh seorang penumpang, Maryani yang satu angkot dengan korban. Ia mengungkapkan, ada dua pelaku yang menghipnotis korban. Saat itu, pelaku pertama naik lebih dahulu dari JLS dan kemudian diikuti pelaku kedua.

Kedua pelaku kemudian turun tak jauh dari lokasi mereka naik. Ia kemudian curiga, saat sopir menanyakan korban apakah kehilangan barang. Saat itu korban mengaku telah kehilangan HP.

“Sopir sudah curiga. Setelah mereka turun, ditanyain sopir. Pak (korban) ada kehilangan nggak? pas diperiksa, ia bapak itu kehilangan. Kayak terhipnotis,” ujar Maryani menceritakan yang dituturkan sopir.

Maryani juga sudah curiga sejak awal pelaku naik angkot. Karena korban saat di dalam angkot duduk dekat pelaku tampak tidak tersadar. "Ngambil hape bapak itu, tanpa bapak itu ngerasain," ungkapnya.

Sementara itu, korban mengatakan, dirinya tidak tersadar telah kehilangan HP yang disimpannya didalam kantong celana sebelah kanan.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar