ADVERTISEMENT

Ini Jawaban Polsek Kedung Waringin Terkait Video Viral Geng Motor Serang Pengendara

Selasa, 28 September 2021 15:11 WIB

Share
Tangkapan layar, diduga geng motor melakukan penyerangan terhadap Pengendara di wilayah kampung Kedung kole, desa karang mekar, kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.
Tangkapan layar, diduga geng motor melakukan penyerangan terhadap Pengendara di wilayah kampung Kedung kole, desa karang mekar, kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.

BEKASI, POSKOTA.CO.ID -   Sebuah postingan viral di sosial media yang memperlihatkan adanya diduga geng motor menyerang Pengendara, di unggah oleh akun  Instagram @bekasi.terkini, pada Senin, (27/09/2021) lalu.

Video yang berdurasi 17 detik tersebut nampak sekelompok diduga geng motor tersebut membawa beberapa senjata tajam dan berusaha menyerang pengendara lainnya.

Kanit Reskrim Polsek Kedungwaringin, Iptu Edward Danel mengkonfirmasi bahwa kejadian tersebut betul berada di komplek warga, di wilayah kampung Kedung kole, desa karang mekar, kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.

"Ya betul kejadian tersebut terjadi di wilayah Kedungwaringin," ucap singkat Danel saat dihubungi poskota.co.id, Selasa (28/09/2021) siang.

Menurut Iptu Edward Danel, dalam insiden yang terjadi pada Senin, (27/09) lalu sekitar pukul 00.32 dini hari, telah menelan satu korban yaitu AS berusia 22 tahun.

"Korban berinisial AS masih remaja," terangnya.

Lanjut nya menurut Danel, Korban sedang bersama temannya sejak dari sore bermain bersama, lalu kejadian tersebut saat AS dan temannya ingin pulang kerumah.

"Korban bersama temannya, dia abis nongkrong gitu sejak sore hari, kejadian tersebut terjadi saat korban mau pulang, tiba tiba dihadang sama kurang lebih empat motor itu," ucapnya Danel

Menurut pengakuan korban AS (22), dikatakan Danel, bahwa korban hanya dicaci maki dengan sebutan kata binatang.

"Korban berdua berboncengan lagi lewat, itu dihadang, mereka diteriaki dengan sebutan binantang dan pelaku sempat melayangkan sajam dan terkena lengan kiri korban," tutupnya

Halaman

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT