OLEH WINOTO, WARTAWAN POSKOTA
TUGU Sepatu didirikan di jantung Ibu Kota Jakarta. Tepatnya di Stasiun Sudirman BNI.
Langsung saja, keberadaannya menjadi sorotan masyarakat. Terutama kalangan yang oposisi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Tugu Sepatu tersebut dipajang oleh salah satu perusahaan BUMD milik Pemprov DKi, yakni Jakarta Experience Board (JXB), didukung Dinas Parekraf DKI Jakarta.
Tugu Sepatu hadir dalam rangka menyambut pameran UMKM yang difasilitasi oleh Dinas Parekraf.
Keberadaanya bukanlah permanen, tapi hanya memeriahkan rencana pameran UMKM di DKI yang digelar dengan gabungan daring.
Reaksi masyarakat yang begitu sinis ditandai corat-coret aksi vandalisme, memang disayangkan.
Hal demikian, kalau mengikuti suara-suara di media sosial, langsung dikaitkan dengan kinerja Gubernur Anies.
Tugu Sepatu dianggap sebagai hasil prestasi Anies, sehingga penilaian miring muncul, apresiasinya minim.
Padahal arah dan maksud dari pemajangan Tugu Sepatu kiranya bukan di situ, namun untuk mengangkat kepentingan UMKM.
Selayaknya, sebelum pemasangan lebih dikomunikasi dulu apa maksud dan tujuan pemajangan Tugu Sepatu.