Semakin Dipercaya Sebagai Perkakas Otomotif Terbaik, Tekiro Raih Penghargaan Top Brand ke-7 Kalinya

Kamis, 16 September 2021 12:42 WIB

Share
Kembali Dipercaya, Tekiro Tools Raih Top Brand ke-7 kalinya. (foto: tekiro)
Kembali Dipercaya, Tekiro Tools Raih Top Brand ke-7 kalinya. (foto: tekiro)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Lagi-lagi, Tekiro Tools yang merupakan perkakas terpercaya masih membuktikan keperkasaannya dengan kembali dipercaya meraih penghargaan Top Brand untuk ke-7 kalinya di kategori Handtools pada Rabu (15/9/2021).

Ini merupakan pencapaian yang positif pada tahun ini, setelah sebelumnya juga berhasil meraih penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2021, Brand Choice Award 2021, dan Indonesia Brand Champion serta Top Digital PR 2021.

Penghargaan Top Brand 2021 untuk Tekiro secara langsung diberikan oleh Brian Hendrata, Managing Director Frontier kepada Stephanus Santoso, Wakil Presiden Direktur Tekiro. 

Mengingat masih diberlakukannya pembatasan aktivitas akibat pandemi Covid-19, penyerahan sertifikat Top Brand Award 2021 dilakukan di salah satu studio di kawasan Darmawangsa, Jakarta Selatan.

Penghargaan Top Brand 2021 diberikan berdasarkan survei independen berskala nasional yang dilakukan oleh Frontier Group. Survei ini menggunakan dua panel. 

Panel pertama adalah survei dengan target responden B2C sebanyak 12.640 responden serentak di 15 kota, yakni Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Medan, Pekanbaru, Palembang, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Makassar, Denpasar, dan Manado. 

Panel kedua adalah survei dengan target responden B2B sebanyak 1.400 responden di 5 kota yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Medan.

Ada 3 parameter untuk mengukur sebuah merek menjadi Top Brand. Pertama adalah Top of Mind Awareness, yaitu merek yang pertama kali disebut responden ketika sebuah kategori produk disebutkan. 

Kedua, Last Used, atau merek yang terakhir digunakan dalam satu re-purchased cycle. Terakhir ada Future Intention, yaitu merek yang ingin dipakai konsumen pada masa mendatang. 

Metode survei ini tanpa memberikan pilihan jawaban untuk responden yang disurvei.

Halaman