Waduh, Kawasan Pantai Carita Tercemar, Akibat Perusahaan Tambak Udang Buang Limbah Langsung ke Pantai

Kamis 09 Sep 2021, 16:45 WIB
Pembuangan limbah hitam pekat dan berbusa dari tambak udang langsung menuju kawasan pantai Carita. (Foto/yusuf)

Pembuangan limbah hitam pekat dan berbusa dari tambak udang langsung menuju kawasan pantai Carita. (Foto/yusuf)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Warga Kabupaten Pandeglang, khususnya Desa Sukarame, Kecamatan Carita belakangan ini diresahkan dengan kegiatan pembuangan limbah oleh perusahaan tambak udang didaerah tersebut. 

Bagaimana tidak, perusahaan itu disinyalir telah membuang limbah panen udang dibuang secara langsung ke pantai.

Bahkan, terdapat vidio yang memperlihatkan aktivitas pembuangan limbah itu.  

Pada vidio yang berdurasi 14 detik dan menjadi viral dimedia sosial itu memperlihatkan aliran air yang merupakan limbah dengan warna hitam pekat yang dibuang langsung ke pantai. 

Hal itu tentunya membuat masyarakat sekitar resah.  

Mengingat kawasan pantai Carita merupakan kawasan wisata yang menjadi sumber pendapatan utama masyarakat sekitar. 

"Itu kejadian nya pada kemarin sore. Jadi limbah hasil panen udang tersebut, langsung dibuang ke laut tanpa prosesss penyaringan," kata Atang warga sekitar saat dihubungi,  Kamis (9/9/2021).

Atang mengungkapkan, warga yang kerap beraktivitas dikawasan pantai Carita itu kini mengalami gatal-gatal dan warga juga sangat terganggu dengan bau yang tidak sedap dari limbah tersebut. 

Menurutnya, tambak udang itu sendiri telah beroperasi secara ilegal karena dulu pernah pernah ditutup oleh Satpol PP pandeglang.

"Jujur saja dampak nya langsung ke masyarakat seperti gatal-gatal dan yang lainnya. Anak-anak kita yang biasanya main di Pantai Sambalo juga tidak bisa berenang dan bermain karena limbah yang mengarah ke laut," tegasnya.

Atang menegaskan, warga sekitar yang resah akan aktivitas tambak udang sangat berharap agar Pemerintah Kabupaten Pandeglang dengan tegas melakukan penindakan terhadap tambak udang itu. 


Berita Terkait


News Update