Apriyani jauh lebih serius makannya dia hari demi hari, bulan demi bulan, pasti ada kemajuan yang didapat.
Sejak dulu Apriyani mempunyai mental yang bagus hal ini terbukti kalau Apriyani tidak pernah merasakan takut.
"Mentalnya bagus, mentalnya dari kecil dia gak pernah grogi, gak pernah takut, itu yang saya salut sama dia," ungkap Icuk.
Lebih lanjut, Icuk mengungkapkan Apriyani dulu sempat bermain di sektor tunggal.
Namun, ayah dari Tommy Sugirto tersebut melihat saat itu tangan Apriyani kuat, sehingga dia merasa jika atlet 23 tahun itu lebih cocok bermain di sektor ganda.
"Tangannya dia hidup kanan kirinya, jadi cocok buat dia sebagai pemain double. Dulu dia juga awalnya kan turun di single, double, mix, tapi saya lihat potensi dia di ganda lebih bagus," jelas dia.
Usai meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Greysia, Icuk pun berharap Apriyani bisa menjadi inspirasi untuk anak-anak muda di Indonesia.
"Mudah-mudahan Apriyani bisa menjadi inspirasi buat anak-anak muda yang lain, yang jelas saya senang." ungkapnya.(cr04)