Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu.(Foto/NOCIndonesia)

Badminton

Cerita Icuk Sugiarto Saat Melatih Apriyani Rahayu di Awal Karirnya.

Senin 02 Agu 2021, 18:14 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemain ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu sukses meraih hasil luar biasa di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Bersama pasangannya, Greysia Polii, Apriyani berhasil meraih medali emas di kelas ganda putri cabang olahraga bulutangkis pada Senin 2 Agustus 2021.

Dalam perebutan medali emas tersebut, Greysia/Apriyani bertemu dengan lawan yang kuat yakni Chen Qingchen/Jia Yifan.

Kendati begitu, Greysia/Apriyani sukses mengalahkan pasangan China tersebut dengan double set langsung 21-19, 21-15.

Kesuksesan yang diraih Apriyani hingga kini ternyata tidak lepas dari peran salah satu legenda bulutangkis Indonesia yakni Icuk Sugiarto.

Kepada Poskota.co.id Icuk bercerita, dirinya mengenal Apriyani pada tahun 2011, dimana saat itu Apriyani dikenalkan oleh salah satu rekannya.

Kemudian Icuk pun langsung membawa Apriyani ke klub yang dilatihnya saat itu yakni PB Pelita Bakri.

Masih dengan Icuk, sejak dulu Apriyani merupakan seorang yang memiliki bakat dan selalu fokus jika sudah memasuki lapangan.

Apriyani kalau di lapangan anaknya fokus, jadi komit, dia gak banyak main-main.

Icuk juga mengatakan, sejak dulu selalu mengajarkan kedisiplinan kepada para pemainnya, salah satunya adalah Apriyani.

Kalau lagi bina anak-anak jika sudah di lapangan dan ketahuan mereka main-main pasti saya suruh keluar.

Apriyani jauh lebih serius makannya dia hari demi hari, bulan demi bulan, pasti ada kemajuan yang didapat.

Sejak dulu Apriyani mempunyai mental yang bagus hal ini terbukti kalau Apriyani tidak pernah merasakan takut.

"Mentalnya bagus, mentalnya dari kecil dia gak pernah grogi, gak pernah takut, itu yang saya salut sama dia," ungkap Icuk.

Lebih lanjut, Icuk mengungkapkan Apriyani dulu sempat bermain di sektor tunggal. 

Namun, ayah dari Tommy Sugirto tersebut melihat saat itu tangan Apriyani kuat, sehingga dia merasa jika atlet 23 tahun itu lebih cocok bermain di sektor ganda.

"Tangannya dia hidup kanan kirinya, jadi cocok buat dia sebagai pemain double. Dulu dia juga awalnya kan turun di single, double, mix, tapi saya lihat potensi dia di ganda lebih bagus," jelas dia.

Usai meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Greysia, Icuk pun berharap Apriyani bisa menjadi inspirasi untuk anak-anak muda di Indonesia.

"Mudah-mudahan Apriyani bisa menjadi inspirasi buat anak-anak muda yang lain, yang jelas saya senang." ungkapnya.(cr04)

Tags:
apriyani rahayugreysia-poliipelatih apriyaniganda putri Indonesiamendali emas ganda putriOlimpiade Tokyo 2020awal karir apriyaniperjalanan karir apriyani

Administrator

Reporter

Administrator

Editor