JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Upacara prosesi pemakaman dari Pangeran Philip dipastikan berlangsung secara kenegaraan (tertutup).
Hal itu diputuskan usai pandemi COVID-19 yang masih melanda Inggris hingga saat ini, jadi prosesi permakaman lebih sederhanya dibandingkan anggota Kerajaan Inggris lainnya.
Pihak Istana Buckingham dan Pemerintah Inggris mengimbau masyarakat tidak saling berkumpul atau meletakkan bunga di luar kediaman kerajaan untuk mengurangi risiko penyebaran COVID-19.
Sewaktu Ibu Ratu Elizabeth meninggal dunia pada 2002, peti matinya diletakkan di Aula Westminster Gedung Parlemen dan ribuan warga Inggris dipersilakan untuk datang memberikan penghormatan terakhir.
Namun, karena pandmei masih melanda maka nantinya pihak Istana akan mengundang seluruh warga Inggris untuk menandatangani buku belasungkawa secara online untuk menghindari kerumunan massa.
Seperti diketahui sebelumnya bahwa Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth dikabarkan meninggal di usia 99 tahun.
Terkait meninggalnya Pangeran Philip belum diungkapkan. Padahal keluarga kerajaan tengah bersiap untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-100 pada 10 Juni.
Pangeran Philip meninggalkan Ratu dan anak-anak mereka Pangeran Charles, Putri Anne, Pangeran Andrew dan Pangeran Edward. (cr03)