JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Camat Kembangan, Jakarta Barat, Joko Mulyono meninjau lokasi banjir yang berada di Jalan Haji Nabet, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (20/02/2021).
Dalam kesempatan itu, Joko mengatakan bahwa pihaknya sudah memantau dari pukul 01.00 dini hari lantaran curah hujan cukup tinggi yang terjadi sejak tadi malam.
"Ini memang kita dari jam 1 malan sudah kita pantau karena kan mulai malam curah hujan besar. Ini tasi sekitar kam 7 air baru lipas ke perkampungan," ucap Joko kepada Poskota.co.id.
Joko mengatakan, banjir di wilayah RW 009 itu terjadi karena air di kali pesanggerahan naik, sehingga air kali meluap ke perkampungan sekitar dan mengakibatkan wilayah di RW 009 tergenang sekitar 40-50 centimeter.
Saat ini, Lanjut Joko, pihaknya tengah fokus untuk memastikan keselamatan warga. Sementara, musola sekitar dijadikan tempat pengungsian bagi warga yang terdampak banjir.
Selain itu, Joko juga sudah berkoordinasi dengan pihak puskesmas kecamatan untuk berkeliling ke posko-posko pengungsian untuk memastikan kesehatan warga.
"Tadi juga kita udah kirim posko kesehatan dari puskesmas kecamatan untuk keliling ke posko posko pengungsian,"papar Joko.
Joko memaparkan, sudah ada sekitar 53 jiwa yang terdampak banjir di Jalan Haji Briti, Meruya Utara, Jakarta Barat. Saat ini sebagian warga Haji Briti sudah di evakuasi ke tempat pengungsian.
Banjir di wilayah RW 009 memang kerap terjadi ketika intensitas hujan tinggi dan air di kali pesanggerahan meluap.
Baca juga: Kebanjiran Satu Meter, Warga Pondok Surya Mandala Bekasi Selatan Ngaku Kali Ini Paling Parah
Joko menerangkan banjir tersebut biasanya surut dalam durasi 4-6 jam. Itupun kalau tingkat air di kali pesanggerahan turun.
Saat ini, Lanjut Joko, pihaknya bersama Sumber Daya Air berencana membuat Shite Pile di kawasan tersebut untuk menanggulangi banjir. Namun saat ini program tersebut belum bisa di realisasikan.
"Lagi di program sama dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk pembuatan shite pile," terang Joko.
"Belum karena ini harus ada pembebasan lahan dulu," pungkasnya. (Cr01/mia).