10 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Siap Didistribusikan ke Bio Farma untuk Segera Produksi

Selasa 02 Feb 2021, 14:28 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan drg Oscar Primadi, MPH. (ist)

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan drg Oscar Primadi, MPH. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Sebanyak 10 juta dosis vaksin Covid-19 sekaligus bahan baku 1 juta vaksin overfill hari ini, Selasa (2/2/2021) tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

Pengiriman dosis vaksin ini merupakan tahap keempat yang diproduksi perusahaan farmasi asal China, Sinovac tersebut.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan drg Oscar Primadi, MPH mengatakan, kedatangan vaksin ini sebagai wujud langkah konkret pemerintah dalam rangka memastikan dan juga dalam rangka mengendalikan kesehatan masyarakat.

"Hingga saat ini total vaksin yang sudah ada di negara kita sebanyak 28 juta yang akan diberikan kepada masyarakat," terang Oscar dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual dari Bandara Soekarno-Hatta.

Baca juga: Sebanyak 11 Juta Dosis Vaksin Dari Sinovac Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Hadir juga Juru Bicara Pemerintah dari Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi, M.Epid.

Oscar mengungkapkan bahwa ketersediaan vaksin yang aman juga sesuai skema pemerintah yang dilakukan berdasarkan koordinasi yang cukup baik, termasuk koordinasi terkait dengan pihak Sinovac.

Oscar menjelaskan Vaksin Sinovac sudah mendapatkan sertifikasi halal dari Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI menyatakan bahwa vaksin Covid-19 Sinovac hukumnya suci dan halal, dan boleh digunakan umat Islam sepanjang keamanannya terjamin.

Baca juga: Masyarakat Diharapkan Menyukseskan Proses Vaksinasi Covid-19

Selain itu, vaksin Sinovac juga telah mendapat izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kita memahami pandemi di dunia masih berlangsung, kemudian di negara kita angka satu juta lebih positif Covid-19. Pemerintah hadir, pemerintah ada untuk berusaha keras untuk menangani Covid-19 ini agar semua dapat teratasi salah satu melalui vaksinasi," papar Oscar.


Berita Terkait


News Update