Download E-Paper

Polsek Sukmajaya Bersama Tiga Pilar akan Tindak Tegas Pelanggar Prokes selama Nataru

Selasa, 22 Desember 2020 - 21:26
Kapolsek Sukmajaya bersama Kasatpol PP dan tiga pilar melakukan sinergi dalam pengamanan Nataru. (angga)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Kapolsek Sukmajaya, AKP Ibrahim Joao Sadjab bersama tiga pilar kecamatan dan kelurahan memantau pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021.

"Perayaan Natal dan Tahun Baru yang sebentar lagi akan diperingati masyarakat kami antisipasi demi mencegah kerawanan gangguan kamtibmas. Kami merangkul tiga pilar untuk melakukan pemantauan pengamanan situasi," ujar AKP Ibrahim kepada Poskota.co.id, usai acara pertemuan di Aula Kecamatan Sukmajaya, Selasa (22/12/2010) sore.

Perwira jebolan Akpol 2009 ini mengungkapkan sinergitas tiga pilar antara kecamatan dan kelurahan didukung penuh dari instansi pemerintahan yaitu Satpol PP Kota Depok.

"Dalam pertemuan sinergitas ini juga dihadiri perwakilan para pengurus gereja se-Kecamatan Sukmajaya. Kami meminta gotong royong dalam bersama-sama menjaga keamanan dan protokol kesehatan tetap dijalankan," katanya.

Baca juga: Peringati Hari Ibu, Polwan Bersama Istri Walikota Depok Bagikan Masker dan Hand Sanitizer

Mantan Wakapolsek Pondok Aren ini mengaku selain mengantisipasi gangguan kejahatan konvensional, juga kejahatan skala besar seperti aksi terorisme, dan pemantauan penerapan protokol kesehatan.

"Covid-19 penyebarannya semakin hari semakin bertambah. Apalagi Kota Depok sempat masuk ke zona oranye kembali lagi zona merah sehingga terlihat masing kurang sadar warga dalam penerapan protokol kesehatan," tambahnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Depok, Lienda Ratnanurdiany mengajak warga bersama-sama menjaga perayaan Natal dan Tahun Baru agar dapat berjalan aman kondusif.

"Jangan ada kerumunan dalam perayaan Natal dan Tahun Baru yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19," ujarnya.

Baca juga: Gegara Kena Covid-19, Nikita Mirzani Ingin Tahun Baruan di Rumah Saja

Sesuai surat edaran Walikota Depok M Idris, berkaitan dengan Pencegahan Penularan Covid 19 yakni kegiatan Perayaan Natal di Gereja dilaksanakan secara daring/virtual. Namun untuk penyelenggara kegiatan diberikan ketentuan di dalam gereja hanya 20 orang.

Di Surat Edaran Walikota Depok juga dijelaskan bahwa warga masyarakat diimbau untuk tidak melaksanakan kegiatan pergantian malam Tahun Baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan atau pengumpulan masssa.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga Kota Depok tetap kondusif, sehingga penyebaran Covid 19 cepat berakhir," pungkasnya. (angga/ys)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->