7 Pabrik Beton Tak Berizin di Jakarta Pusat akan Ditutup, Satpol PP: Tunggu Instruksi

Sabtu, 12 Desember 2020 10:40 WIB

Share
7 Pabrik Beton Tak Berizin di Jakarta Pusat akan Ditutup, Satpol PP: Tunggu Instruksi

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan menutup tujuh Bacthing Plant atau tempat pembuatan beton yang tidak berizin di wilayah Jakarta Pusat.

Saat ini penutupan menunggu perintah Plh Walikota Irwandi, ataupun dari provinsi.

"Kalau diperintah untuk ditutup akan kita tutup langsung," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat, Bernard Tambunan, saat diwawancarai di kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang 1, Gambir, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: Satpol PP Bongkar Paksa Ratusan Bangunan Liar di Pinggiran Rel Penjaringan

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi mengatakan dari delapan Bacthing Plant yang ada di Jakarta Pusat ada tujuh yang tidak punya ijin.

Menyikapi hal tersebut pihak Pemkot Jakpus akan melakukan penataan kepada Batching Plant yang tidak ikut aturan. 

"Kita menjalankan instruksi Gubernur DKI Jakarta. Batching Plant haruslah punya ijin dalam beroperasi," ujarnya.

Baca juga: Kasatpol PP Jakpus Bantah Kembalikan Uang Denda Pelangaran Razia Masker

Irwandi juga menyayangkan jika ada Batching Plant yang berada atau berbatasan dengan pemukiman warga.

Pasalnya dampak kesehatan warga bisa terganggu dengan adanya aktifitas Batching Plant yang dekat dengan pemukiman.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar