Kemenag Alokasikan Dana Bantuan Pemulihan Ekonomi Sektor Pendidikan Agama

Minggu, 6 Desember 2020 13:00 WIB

Share
Kemenag Alokasikan Dana Bantuan Pemulihan Ekonomi Sektor Pendidikan Agama

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kementerian Agama (Kemenag) turut mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam sektor pendidikan keagaaman.

Total anggaran sebesar Rp5,7 triliun atau tepatnya Rp5.793.467.955.000 dikucurkan untuk sector Pendidikan tersebut.   

Menurut Menteri Agama, Fachrul Razi anggaran sebesar itu sudah dialokasikan pada beberapa program.

"Besar sekali anggaran itu dan kami manfaatkan sangat baik," katanya saat membuka penjelasannya dalam agenda keterangan pers perkembangan pemulihan ekonomi nasional di Kantor Presiden.

Rincian alokasinya, yaitu subsidi penyelenggaraan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Madrasah, subsidi kuota internet untuk mahasiswa.

Baca juga: DPR Fraksi PKS: Pemerintah Harus Kerja Keras Hadapi Pemulihan Ekonomi 2021

Lalu, bantuan operasional untuk pendidikan keagamaan Islam, pondok pesantren, Madrasah Diniyah Takmiliyah dan lembaga pendidikan Al Qur'an.

Bantuan daring juga diberikan untuk pondok pesantren dan bantuan untuk guru Raudhatul Athfal (RA), madrasah dan guru pendidikan agama Islam. 

Kemenag juga katanya mendapat sebagian alokasi dari anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN). Kegunaannya untuk Bantuan Operasional Pendidikan antara lain untuk menambah Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan beberapa dialokasikan untuk optimalisasi belanja barang keperluan pendidikan. 

Rincian alokasi anggaran dialokasikan untuk bantuan internet bagi mahasiswa, guru dan dosen. Besarannya untuk pendidikan Islam, Rp1.156.213.455.000, yaitu dengan penerima sebanyak 9.958.011 siswa madrasah.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar