Download E-Paper

KBM Tatap Muka di Bekasi Mulai Digelar Awal Tahun Depan

Minggu, 22 November 2020 - 20:15
Walikota Bekasi Rahmat Effendi saat meninjau pelaksanaan simulasi kbm tatap muka beberapa waktu lalu. (yahya)

BEKASI - Mundur dari rencana awal, kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di Kota Bekasi akan digelar pada awal tahun depan,atau persisnya pada 11 Januari 2021.

Sebelumnya Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi berencana akan menggelar simulasi KBM tatap muka pada 20 Desember 2020 mendatang. Namun, hal tersebut nampaknya harus mundur dari target.

“Kalau melihat kalender akademik jatuhnya di tahun ajaran 11 Januari mendatang, bisa juga seminggu sebelum atau sesudah itu,” ujar Anggota Tim Role Model Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Haris Budiyono kepda wartawan.

Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari izin yang diberikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemendikbud mengembalikan kebijakan penyelenggaraan KBM tatap muka kepada Pemda masing-masing.

Baca juga: KPAI Usulkan Buka Sekolah Berdasarkan Kesiapan Infrastruktur dan Prokes

Menurut Haris, pihaknya di bawah Dinas Pendidikan Kota Bekasi sudah memiliki cukup modal untuk memulai KBM tatap muka. Salah satunya adalah simulasi yang sebelumnya dilakukan pada Agustus lalu.

Selain itu, Disdik Kota Bekasi juga sudah mengikuti beberapa perubahan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri yang mengatur KBM selama pandemi Covid-19.

Pihaknya juga tengah merancang peraturan sebagai pegangan setiap sekolah yang nantinya menggelar KBM tatap muka.

“Intinya dalam pembahasan peraturan itu diberlakukan awal-awal tidak (belajar) sepenuh hari, misalnya dalam seminggu hanya beberapa hari saja ditetapkan. Jadi kalau istilah Pak Menteri tidak semua kelas masuk, nanti bergilir,” jelasnya.

Baca juga: Kebijakan Sekolah Tatap Muka Diserahkan ke Masing-masing Kepala Daerah

Seperti diketahui, Kemendikbud telah mengizinkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka diselenggarakan oleh seluruh daerah. Sehingga tidak lagi mengacu pada zonasi Covid-19 yang sebelumnya menjadi pertimbangan. (yahya/tha)

 

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->