Soal Rencana Pertemuan Ma'ruf Amin dengan HRS, Jubir Wapres Meluruskan
Sabtu, 21 November 2020 23:54 WIB
Share

JAKARTA - Beredar kabar soal pertemuan Wapres Ma;ruf Amin dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS). Jubir Wapres Masduki Baidlowi meluruskan kabar tersebut. Menurutnya, hingga sekarang, belum ada rencana pertemuan antara Ma'ruf dengan HRS.

Dia menyebutkan, sejauh ini Wapres Ma;ruf Amin belum pernah melontarkan pernyataan mau menemui Habib Rizieq.

“Sampai saat ini, Wapres belum memiliki rencana atau agenda untuk bertemu dengan HRS. Wapres juga belum pernah mengeluarkan pernyataan, juga belum pernah memiliki inisiatif untuk bertemu dengan HRS,” kata Masduki, dalam keterangan resminya, Sabtu 21 November 2020.

Baca juga: Tanggapi Beredarnya Foto Ma'ruf Amin, Dasco: Ulama Itu Biasanya Mendoakan Bukan Menghina

Masduki menjelaskan munculnya kabar pertemuan Ma'ruf dengan Habib Rizieq hanya sebagai respons dirinya sebagai juru bicara Wapres. Saat itu, ada pertanyaan  awak media terkait dengan kemungkinan pertemuan tersebut.

“Dengan demikian, berita Wapres siap bertemu HRS mesti diluruskan. Kembali kami sampaikan sebagai penegasan, sampai saat ini, Wapres belum memiliki rencana atau agenda dan juga belum memiliki Inisiatif untuk bertemu HRS,” jelasnya. 

Sebelumnya, Masduki bilang Ma'ruf Amin merespons saran sejumlah pihak yang meminta untuk berdialog dengan HRS. Kata Masduki,Ma'ruf menyatakan bersedia bertemu dengan Habib Rizieq jika memang ada usulan dari masyarakat.

Baca juga: Soal Vaksin Covid-19, Wapres Ma'ruf Amin: Kalau Tidak Halal Tidak Apa

"Jadi, Wapres, saya kira, terhadap gagasan pertemuan, ya Wapres tidak masalah ketemu Habib Rizieq. Wapres welcome ya, tidak masalah," kata Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi, secara virtual, Jumat 20 November 2020.

Saat itu, ia menekankan seandainya pertemuan terjadi, maka konteksnya demi kebaikan bangsa dan negara. Apalagi Ma'ruf dan HRS sama-sama dikenal sebagai ulama. Ia menyebut hal itu untuk kebaikan bangsa dan negara. (win)

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler