Download E-Paper

16 Tahun Mangkrak, DPRD DKI Minta Tiang Monorel Dibongkar

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 13:29
Tiang monorel yang mangkrak 16 tahun.(dok)

JAKARTA – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Lukmanul Hakim, meminta Pemprov DKI agar membongkar tiang-tiang Monorel di kawasan Senayan dan Rasuna Said, Jakarta Selatan, yang mangkrak selama 16 tahun.

Hal tersebut dikatakan, karena menurutnya tiang beton itu mengganggu pemandangan dan kenyamanan berkendara.

"Gak enak dilihat, gak bagus, masa ada tiang bekas gitu di tengah jalan, terus kan disitu juga ada jalur LRT Jabodebek," ujar Hakim saat dihubungi wartawan di Jakarta, Sabtu, (24/10/2020).

Baca juga: Tiang Monorel Terbengkalai 16 Tahun, Wagub Mengaku Sulit Membongkar

Kendati demikian, Hakim meminta Pemprov DKI mencari tahu akar masalahnya mengapa tiang pancang tersebut dibiarkan berdiri tegak tanpa guna. 

"Harus di cek dulu sama pemprov, ini (proyek) punya siapa, tapi setau saya itu bukan aset Pemprov, intinya kalau pengembang gak bertanggung jawab, ya bongkar, tapi biaya nya jangan dari pemprov dong," ujar Hakim.

"Pernah 2 tahun lalu tiang di Senayan dijadikan media promosi Asian Games, ya lumayan bagus, tapi kalau di Rasuna Said sempit, udah ada jalur LRT di sana, pengembang harus tanggung jawab, jadi bongkar aja, nanti jalan juga bagus lebar gak bergelombang seperti sekarang," tambahnya.

Baca juga: Pajak Iklan di Tiang Monorel Jadi Bancakan

Ia mengingatkan, sebelum dirobohkan, tiang beton tersebut harus koordinasi dengan pemerintah pusat. Jangan sampai Pemprov DKI Jakarta justru mengganti rugi.

"Ya kalo mau dicabut izin dulu ke yang punya aset. Koordinasi dulu sama pusat, sama pengembang yang buat itu (monorel) jangan main bongkar terus cabut malah ganti rugi, nanti jadi masalah baru," tegasnya.

Sebagai informasi, mangkraknya proyek monorel pada tahun 2004 masih menyisakan tiang pancang di beberapa lokasi.

Baca juga: Rencana Pencabutan Tiang Monorel Timbulkan Pro-kontra

Tiang-tiang tersebut sekarang tidak terpakai meskipun ada proyek pembangunan LRT Jabodebek. (yono/tri)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->