Download E-Paper

Operasi Zebra 2020 Mulai 26 Oktober, Utamakan Tindakan Humanis

Jumat, 23 Oktober 2020 - 13:32
Kakorlantas Polri, Irjen Istiono.(ist)

JAKARTA - Ditengah penerapan adaptasi kebiasaan baru dan libur panjang cuti bersama, Korlantas Polri akan menggelar Operasi Zebra 2020 serentak di seluruh wilayah Indonesia, mulai 26 Oktober hingga 6 November 2020.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan ketertiban lalu lintas masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Sasaran operasi adalah pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan dan pelanggaran lainnya. 

Baca juga: Ditlantas Polda Metro Gelar Operasi Zebra 2020 Pekan Depan, Jenis Pelanggar Ini Bakal Ditindak!

"Pelanggaran tidak langsung dilakukan penindakan. Namun pelanggar akan ditegur melalui upaya preemtif, preventif dan juga persuasif. Kecuali mereka yang 'bandel' akan dilakukan penindakan," kata Kakorlantas Polri, Irjen Istiono, Jumat (23/10/2020).

Prosentase operasi kali ini, kata Istiono untuk penindakan pelanggaran sebesar 20 persen, sementara tindakan preventif 40 persen dan preemtif 40. 

Istiono menjelaskan, kegiatan ini adalah operasi kemanusiaan, sehingga sasarannya tidak hanya pelanggaran lalu lintas.

Baca juga: Menag Kecam Serangan Bom Terhadap Ulama Besar Damaskus

Tetapi juga para pengendara kendaraan bermotor yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Antara lain penggunaan masker dan jaga jarak.

"Dalam masa pandemi saat ini sesuai perintah Kapolri, dalam penanganannya agar dilakukan secara persuasif dan humanis. Disinilah perlunya masing-masing Ditlantas di wilayah menyusun strategi cara bertindak dilakukan sesuai karakteristik daerahnya," ucapnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, Korlantas Polri juga akan menurunkan Pamatwil di beberapa titik di area yang rawan terjadinya kepadatan kendaraan untuk membantu dan memberikan asistensi upaya kelancaran arus lalu lintas. 

Baca juga: 15 Pos Pengamanan dan Skenario Arus Lalu Lintas Libur Panjang

Pada rest area pada jalur-jalur mudik dan balik diberlakukan pembatasan 50 persen bagi pengguna jalan yang memasuki rest area, sehingga perlu diantisipasi apabila terjadi kepadatan pada jalur sebelum masuk rest area.

Pihaknya juga melakukan pembatasan kendaraan bersumbu tiga di arus mudik, pada 27 Oktober pukul 12.00 WIB sampai 28 Oktober pukul 24.00 WIB.

Dan untuk arus balik dilakukan pada 31 Oktober pukul 24.00 WIB sampai 2 November pukul 08.00 WIB. Juga dalam pengaturan dilakukan buka tutup di rest area.

Baca juga: Ribuan Mahasiswa BEM SI Kembali Turun Kejalan, Lalu Lintas Dialihkan

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya juga mengantisipasi tempat-tempat wisata yang akan banyak dikunjungi masyarakat. Akan dilakukan pengamanan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan agar tidak menjadi cluster baru penularan Covid-19. 

"Operasi yang digelar ini tetap mengedepankan upaya-upaya edukasi dan penerangan serta membangun kesadaran masyarakat tertib berlalu lintas," tukasnya. (ilham/tri)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->