Download E-Paper

Harga Ikan dan Daging Ayam di Pasar Naik, Emak-emak Borong Tahu Tempe Biar Hemat

Jumat, 23 Oktober 2020 - 16:39
Sejumlah pedagang ikan dan ayam di Pasar Warakas, Jakarta Utara, mengeluhkan sepi pembeli karena harga pasokan tinggi. (deny)

JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19, harga ikan basah dan daging ayam di sejumlah pasar tradisional yang ada di Jakarta, merangkak naik.

Kenaikan harga sejak beberapa hari belakangan ini pun, membuat pusing para emak-emak. Bahkan, tak sedikit dari mereka mensiasatinya dengan membeli tahu dan tempe saja untuk dimakan.

"Harga-harga ikan pada mahal, apalagi daging ayam sekarang ini. Ampun dah , mending makan sama tahu tempe saja dulu. Biar menghemat," keluh Supriyatin (35), salah satu warga Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jum'at (23/10/2020).

Baca juga: Tekan Kenaikan Harga, Pemprov DKI Lakukan Operasi Pasar Bawang Putih dan Cabe

Menurutnya, pemerintah harus turun tangan untuk menstabilkan harga ikan dan daging ayam yang ada di pasar. "Ya kalau bisa pemerintah cek ke pasar langsung, biar tau bagaimana mahalnya harga-harga yang ada sekarang," imbuhnya.

Sementara itu, Tisna (51), pedagang ayam potong di Pasar Warakas mengatakan, kenaikan harga terjadi karena adanya persaingan penjualan di peternak daerah-daerah. 

"Sebenarnya kalau kayak begitu biasa, hampir di setiap bulan-bulan tertentu jadi peternak ayam pada bersaing menaik-naikan harga," ucapnya. Kenaikan harga saat ini pun, Rp2.000,- per kilogram daging ayam.

Baca juga: Kapolresta Tangerang Ingatkan Pengunjung Pasar Cikupa Mematuhi Protokol Kesehatan

Watmi (41), pedagang ikan di pasar serupa mengatakan, hampir seluruh harga ikan mengalami kenaikan . Seperti, Ikan tongkol dari Rp20 ribu menjadi Rp22 ribu per kilogram, Ikan mas, dari Rp20 ribu menjadi Rp21 ribu per kilogram, Ikan gurame dari Rp20 ribu menjadi Rp25 ribu per ekor.

"Udah harga naik, pembelinya juga sepi mas," ungkapnya.  Kenaikan harga ikan-ikan tersebut, sambungnya, dikarenakan sulitnya ikan yang didapat dari para nelayan tempat dirinya belanja. (deny/tha)

 

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->