Download E-Paper

Polri: Ada Informasi Demo Mahasiswa dan Buruh Hari Ini Dibuat Rusuh

Selasa, 20 Oktober 2020 - 16:52
Irjen Argo Yuwono, Kadiv Humas Polri,

JAKARTA - Mabes Polri mengungkapkan bahwa demo hari ini, Selasa (20/10/2020) yang digelar elemen serikat buruh dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM SI) di Istana Negara menolak UU Cipta Kerja, akan dibuat rusuh. 

Karena itu, Polri meminta aksi massa yang sedang menyampaikan pendapatnya untuk tidak terpancing oleh oknum-oknum penyusup untuk memperovokator massa hingga membuat kerusuhan. 

"Informasi yang kita dapatkan bahwa hari ini juga akan dibuat rusuh. Kepada masyarakat harus hati-hati, dan para peserta demo menaati aturan-aturan jangan sampai disusupi," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Berkaca Unjuk Rasa Sebelumnya, Pemprov DKI Jaga Aset Miliknya

Argo juga mengingatkan para peserta aksi untuk tidak mudah terpancing melakukan tindakan yang melanggar hukum.

"Kepada teman-teman yang melakukan unjuk rasa silakan, namun harus memenuhi aturan, jangan merusak, jangan membuat tindak pidana, dan jangan rusak kepentingan umum dan waspada ada provokator," pungkasnya.

Lebih lanjut, Argo menegaskan kepolisian akan terus mengawal dan mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh elemen buruh dan mahasiswa.

Baca juga: Polri Akan Panggil Petinggi KAMI Terkait Aksi Demo Anarkis

Seperti diberitakan, untuk mengamankan aksi unjuk rasa personil gabungan TNI Polri diterjunkan sebanyak 10.587 personil.

Personil gabungan tersebut ditebar di beberapa titik di area Istana Negara, penyekatan di perbatasan wilayah, hingga penjagaan di pusat-pusat keramaian dan objek vital. 

Pihak kepolisian juga sudah menutup semua akses yang menuju area Istana Negara. Sehingga masyarakat diminta untuk menghindari kawasan Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. (ilham/m5/win)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->