Download E-Paper

Akhir Pelarian Cai Changpan, Polisi Sebut Jasadnya Sudah Membengkak

Minggu, 18 Oktober 2020 - 17:33
Jenazah Cai Changpan saat tiba di RS Polri Kramat Jati. (Ifand)

JAKARTA - Jasad Cai Changpan, narapidana yang kabur dari Lapas Tangerang hingga kini masih disimpan di ruang forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Meski tak dijelaskan sejak berapa lama WNA Cina ini tewas, petugas menyebut kondisinya sudah membusuk.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Arif Wahyono mengatakan, jasad terpidana mati Cai Changpan sudah membusuk. Saat itu jasad korban ditemukan tewas gantung diri di dalam Hutan Jasinga, Bogor, Jawa Barat.

"Saat kami terima dan dilakukan pemeriksaan awal, selain luka di bagian leher, jenazahnya sudah dalam kondisi membusuk," katanya, Minggu (18/10).

Saat ini, kata Arif, pihaknya baru memastikan bila terdapat luka pada bagian leher Cai Changpan. Namun, ia belum bisa memberikan keterangan resmi terkait luka tersebut.

"Untuk luka di leher, masih kami pastikan apakah jeratan atau apa. Tapi yang jelas benar ada luka dibagian leher," jelasnya.

Baca juga: Sebulan Kabur, Cai Changpan Ditemukan Gantung Diri di Gudang Ban

Meski begitu, Arif mengaku hingga kini petugas forensik masih melakukan pemeriksaan terhadap jasad napi yang kabur sejak bulan lalu. Pemeriksaan mendalam belum dilakukan karena memang jenazah tiba di RS Polri pada Sabtu (17/10) malam. "Namun untuk lebih lanjut kita masih periksa ya. Kita masih memeriksa yang lain-lainnya juga," ujarnya.

Arif menambahkan, nantinya, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas, untuk hasil autopsi akan diserahkan kepada pihak penyidik. Dan keterangan atas tewasnya napi itu juga akan disampaikan oleh penyidik.

"Nanti penyidik yang akan menyampiakan, karena semua hasil pemeriksaan akan kami berikan ke mereka," ungkapnya.

Baca juga: Gembong Narkoba Cai Changpan, Siang Masuk Hutan, Malam Tidur di Gudang Ban

Sementara itu, hingga saat ini belum ada satupun keluarga dari Cai Changpan yang mendatangi RS Polri Kramat Jati. Pihak kepolisian juga hanya datang kemarin untuk menyerahkan jenazah.

"Sampai sekarang belum ada lagi yang memeriksa dan mengecek. Sekarang jenazahnya masih di ruang pendingin," kata seorang petugas forensik. 

Sebelumnya diberitakan meninggal karena gantung diri, Cai Changpan napi Lapas Kelas I Tangerang kabur dari selnya pada 14 September 2020 lalu. Warga negara Cina ini kabur dengan cara menggali lubang sepanjang 30 meter.

Pelaku sendiri divonis mati oleh Pengadilan Negeri Tangerang pada tahun 2017 karena terbukti jadi bandar narkoba dengan barang bukti 10 kilogram sabu. (Ifand/tha)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->