Download E-Paper

Gembong Narkoba Cai Changpan, Siang Masuk Hutan, Malam Tidur di Gudang Ban

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 21:55
Cai Changpan, napi kabur jadi DPO Polda Metro Jaya. (foto Dttipidnarkoba Bareskrim Polri)

JAKARTA – Gembong nakoba Cai Changpan telah berakhir petualangannya. Napi narkoba itu siang masuk hutan, malam tidur di gudang ban, akhirnya diketahui tewas gantung diri.

Ya, Cai Changpan telah melakukan petualangan menggemparkan. Ia ditangkap karena kasus naskoba jenis sabu. Dia dinyatakan bersalah dan menjadi narapidana (napi) dipenjara di Lapas kelas 1 Tangerang.

Lantas dia kabur, dengan cara yang sungguh di luar nalar, karena menggali tanah hingga tembus di luar pagar Lapas itu. Sejak kabur, dia menjadi buruan Polda Metro Jaya.

Baca juga: Gudang Tempat Cai Changpan Gantung Diri Jadi Tempat Tidurnya di Malam Hari

Polisi menginformasikan, Cai Changpan keluar masuk hutan di dekat Tenjo, Kabupaten Bogor. Hingga akhirnya napi asal China itu ditemukan tewas di dalam hutan kawasan Jasinga, Kabupaten Bogor. Polisi menyebut pria WN China itu tewas gantung diri.

Saat ini jenazah Cai Changpan telah berada di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Jasad Cai Changpan akan diautopsi.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Cai Changpan ditemukan tewas sekitar pukul 10.30 WIB tadi. Saat itu tim gabungan yang melakukan pencarian terhadap Cai Changpan hendak menggerebek sebuah tempat pembakaran ban di Jasinga, Kabupaten Bogor.

Baca juga: Sebulan Kabur, Cai Changpan Ditemukan Gantung Diri di Gudang Ban

"Memang benar pagi tadi sekitar pukul 10.30 WIB, saat tim gabungan Polda Metro Jya dan Polres Metro Tangerang Kota melakukan penggerebekan di suatu tempat pembakaran ban di Desa Koleang, Jasinga, Kabupaten bogor, itu di dalam hutan sekitar 3 km dari jalan raya," jelas Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Sabtu (17/10/2020).

Yusri menyampaikan tim gabungan menggerebek tempat tersebut setelah mendapatkan informasi dari kepala desa setempat. Kepala desa mendapatkan laporan dari seorang satpam di tempat pembakaran ban yang sering menemukan Cai Changpan tidur di situ.

"Pukul 10.30 WIB, kita lakukan penggerebekan berdasarkan laporan saksi kepala desa yang menyampaikan bahwa ada yang melaporkan, ada orang yang memang bekerja di tempat pembakaran ban sebagai satpam, di tempat pembakaran tersebut, bahwa yang bersangkutan itu sering tidur di sana," jelasnya.

Baca juga: Napi Cai Chanpan Kabur, Terlihat Beli Makanan Dekat Desa Tenjo Bogor

Berdasarkan keterangan inilah kemudian tim melakukan penggerebekan di lokasi tersebut. Namun, saat digerebek pagi tadi, Cai Changpan ditemukan sudah dalam kondisi tewas.

Cai Changpan sebelumnya kabur dari Lapas Kelas I Tangerang pada 14 September 2020. Terpidana mati kasus narkotika itu kabur dengan cara menggali lubang sepanjang 30 meter dari dalam selnya.

Dia kabur dengan bantuan 2 oknum petugas Lapas Tangerang yang menyediakan alat penyedot air. Kedua oknum tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kaburnya Cai Changpan itu.

Baca juga: Kabur, Napi Cai Changpan Miliki Dasar-dasar Militer Bertahan di Hutan

Cai Changpan, setelah meloloskan diri dari Lapas Tangerang, Cai Changpan kemudian menemui istrinya di Tenjo, Kabupaten Bogor. Selama pelariannya itu, dia kemudian bersembunyi di dalam Hutan Tenjo, Kabupaten Bogor.

Dia sebelumnya masih keluar masuk hutan. Gudang tempat ban itu menjadi tempat tidurnya di malam hari. Kalau siang hari dia masuk hutan untuk mengamankan diri dan sekaligus mencari makan sedapatnya.

Akhirnya, dia mengakhiri hidup, menurut keterangan Kombes Yusri Yunus, denan gantung diri tersebut. (win)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->