Download E-Paper

Tujuh Bulan di Rumah Tak Membuat Pelukis Ini Mandul Berkarya

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 21:13
Pelukis yang juga Dosen Seni Rupa ITB, Tisna Sanjaya dalam obrolan santai akhir pekan tentang "Kreativitas di Atas Covid-19" di Media Center Satgas Covid-19 Graha BNPB Jakarta pada Sabtu (17/10/2020). (ist)

JAKARTA – Tujuh bulan beraktivitas di rumah tak membuat pelukis, Tisna Sanjaya, mandul berkarya.

Malah sebaliknya, diakui Tisna yang juga dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (ITB) di masa pandemi berbulan-bulan di rumah menjadi inspirasi dalam menelurkan karya seni. 

Tisna mengatakan selama tujuh bulan menghadapi Covid-19 ia membuat banyak perubahan, termasuk dalam berkarya. Perubahan perilaku selama pandemi ini disikapi dengan kreativitas. 

Baca juga: Protokol Kesehatan Harus Jadi Kebutuhan Warga

Dosen seni rupa yang pernah kuliah S2 di Jerman ini tetap produktif dalam berkarya dengan menegakkan protokol kesehatan. Lebih banyak di dalam rumah bukan alasan untuk tidak berkarya.

"Situasi pandemi justru menjadi banyak inspirasi untuk berkarya, saya tetap melukis menggunakan bahan yang ada dalam rumah," ujar Tisna Sanjaya, dalam obrolan santai akhir pekan tentang "Kreativitas di Atas Covid-19" di Media Center Satgas Covid-19 Graha BNPB Jakarta pada Sabtu (17/10/2020).

Ia mengatakan apresiator ini tidak bisa tergantikan. Namun dirinya terus berkreasi dengan melibatkan anggota keluarga. Salah satunya dengan membuat pameran hasil karya lukisan yang hasilnya disumbangkan untuk kegiatan sosial.

"Bikin karedok dan sambal menjadi seni. Seni partisipasi dengan anak dan keluarga. Jadi bentuk seni baru lebih akrab dan tidak berjarak," papar Tisna yang sehari-hari aktif sebagai pengurus masjid di dekat rumahnya. (ruh)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->