Ilustrasi korban pinjaman daring (pindar). (Sumber: PxHere)

EKONOMI

Debitur Gagal Bayar Pindar Bisa Dipenjara? Begini Hukumnya

Sabtu 26 Apr 2025, 08:15 WIB

POSKOTA.CO.ID – Konten kreator sekaligus anggota kepolisian Polsek Matraman Metro Jaya Santana menyerukan pentingnya keteguhan mental bagi para korban gagal bayar pinjaman daring.

Dalam pesannya, ia menekankan bahwa kegagalan dalam membayar pinjaman tidak seharusnya menjadi kekhawatian yang menghantui kehidupan.

“Gagal bayar bukan menjadi momok dalam kehidupan kita. Karena apa? Apabila teman-teman kuat, mental tetap kuat, fisik juga,” kata Santana pada Jumat, 25 April 2025, dikutip Poskota dari kanal YouTube Santana70.

Ia juga menyoroti banyaknya korban gagal bayar yang mengalami tekanan mental hingga jatuh ke dalam stres berat akibat teror dan ancaman dari para penagih utang.

Baca Juga: Pindar Legal Pinjamin Berikan Limit Dana Hingga Rp10 Juta, Cek Fitur dan Keunggulannya di Sini!

Dampak Psikologis Gagal Bayar

“Gagal bayar itu yang mengakibatkan kita berpikiran yang tidak-tidak. Akhirnya banyak korban yang mengalami stres mental dan akhirnya hancur,” tambahnya.

Dalam unggahannya tersebut, Santana memberikan saran konkret bagi mereka yang menghadapi tekanan dari debt collector.

Ia mengimbau agar para korban tidak perlu menanggapi teror atau ancaman yang dilancarkan.

“Teror dan ancaman tersebut tidak usah dijawab. Karena apa? Kalau dijawab, kita akan berpanjang-panjang ceritanya,” tegasnya.

Baca Juga: Lunasi Utang Pindar dengan 4 Strategi Mudah, Banyak Orang Belum Tahu!

Tinjauan Hukum Perkara Pindar

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perkara pinjaman daring tergolong dalam ranah perdata, bukan pidana.

Oleh karena itu, menurutnya, ancaman hukum pidana yang sering dilontarkan para penagih tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

“Tidak ada yang namanya pinjaman online dipidanakan. Itu masuknya perdata. Jarang sekali perusahaan fintech melaporkan ke pengadilan karena biayanya lebih besar dibandingkan tagihan yang akan ditagih,” ucapnya.

Santana juga menambahkan bahwa peminjam yang tidak mencantumkan alamat atau data KTP dengan benar cenderung lebih aman karena kecil kemungkinan lokasi mereka ditemukan oleh penagih.

Baca Juga: Rekomendasi Pindar Resmi OJK Cepat Cair, Cek Selengkapnya

“Tidak mungkin operator mengetahui tempat tinggal kita, apalagi kalau tinggal di tempat yang jauh dari pemukiman atau di perkampungan,” jelasnya.

Santana lantas mengajak masyarakat untuk tetap semangat dan menjaga kesehatan mental di tengah tekanan ekonomi.

Tags:
debt collector gagal bayar pindarpinjaman daring

Muhamad Arip Apandi

Reporter

Muhamad Arip Apandi

Editor