Keutamaan Puasa Syawal: Tambahan Amal Setelah Ramadan, Pahalanya Setara Setahun

Minggu 06 Apr 2025, 06:04 WIB
Begini keutamaan puasa Syawal sehabis Idul Fitri, simak penjelasan lengkapnya. (Sumber: Unsplash/Ryan Cheng)

Begini keutamaan puasa Syawal sehabis Idul Fitri, simak penjelasan lengkapnya. (Sumber: Unsplash/Ryan Cheng)

POSKOTA.CO.ID - Setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk melanjutkan dengan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal. Amalan ini dikenal sebagai puasa Syawal dan diyakini memiliki keutamaan besar dalam ajaran Islam.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat Muslim:

“Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian dilanjutkan dengan enam hari dari Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun penuh.”

Baca Juga: Tunaikan Kewajiban Puasa Qadha: Panduan Lengkap Agar Ibadah Sah dan Penuh Berkah

Kapan Puasa Syawal Dilaksanakan?

Puasa Syawal dapat dimulai sejak tanggal 2 Syawal, yaitu sehari setelah perayaan Idul Fitri.

Meskipun secara ideal dianjurkan untuk dilakukan selama enam hari berturut-turut, ulama menyatakan bahwa puasa ini bisa dilakukan secara terpisah.

Mengutip pendapat Syekh Ibnu Hajar al-Haitami dalam Tuhfatul Muhtaj fi Syarhil Minhaj, pelaksanaan puasa Syawal tidak wajib berturut-turut.

Umat Islam diperbolehkan menjalankannya pada hari-hari yang sesuai dengan kenyamanan mereka sepanjang bulan Syawal, termasuk bertepatan dengan puasa Senin-Kamis atau puasa Ayyamul Bidh (tanggal 13, 14, 15 bulan Hijriah).

Tata Cara dan Niat Puasa Syawal

Secara teknis, puasa Syawal tidak berbeda dengan puasa lainnya. Umat Islam menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.

Adapun lafal niat puasa Syawal yang dibaca pada malam hari adalah:

Nawaitu shauma ghadin an ada’i sunnatis Syawwali lillahi ta‘ala

(Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah ta‘ala)

Dibaca Siang Hari

Berita Terkait

News Update