BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Dua pria yang terlibat dalam aksi pemalakan terhadap pedagang sayur di kawasan Bekasi kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Mereka ditangkap aparat kepolisian setelah rekaman tindakan mereka tersebar luas viral dan memicu kemarahan publik di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Pasar Baru, Bekasi, dikutip dari berbagai akun media sosial pada Sabtu, 5 April 2025. Dalam video yang beredar, tampak salah satu pelaku mengenakan kaus merah dan topi, mendatangi seorang pedagang perempuan yang sedang menjajakan sayuran di pinggir jalan.
Baca Juga: Tarian THR Viral di TikTok Dikaitkan dengan Budaya Yahudi? Simak Faktanya
Tanpa basa-basi, pelaku meminta agar dagangan tersebut segera dibereskan. “Gulung nggak, gulung,” terdengar suara lantangnya dalam video, diikuti dengan ancaman dan ucapan bernada arogan. Ia juga sempat memamerkan kekuasaannya dengan berkata, “Boleh tanya saya siapa di sini?”
Korban, yang terlihat ketakutan, hanya bisa merespons dengan ucapan pasrah, menyatakan bahwa ia tidak akan berjualan lagi.
Sementara itu, seorang pria lain yang berada tak jauh dari lokasi merekam seluruh kejadian. Video tersebut memperlihatkan salah satu pelaku menendang dagangan korban tanpa rasa belas kasihan, membuat sayuran berserakan ke jalanan.
Pelaku dilaporkan meminta sejumlah uang kepada pedagang, berkisar antara Rp 2.000 hingga Rp 5.000. Jika para pedagang menolak, mereka diancam tidak boleh lagi berjualan di lokasi tersebut.
Aksi premanisme ini langsung mendapat perhatian pihak berwenang. Berbekal bukti dari video yang viral, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku. Saat ini, keduanya tengah menjalani proses hukum lebih lanjut di kantor polisi.