Update One Way Puncak Bogor 4–5 April 2025, Cek Jadwal Buka Tutup dan Link CCTV Gadog Hari Ini

Sabtu 05 Apr 2025, 14:43 WIB
Jalan Simpang Gadog (Sumber: X/BPTJ 151)

Jalan Simpang Gadog (Sumber: X/BPTJ 151)

POSKOTA.CO.ID - Setiap tahun, arus balik Lebaran menjadi tantangan tersendiri bagi aparat kepolisian dan pemangku kebijakan transportasi.

Pada 2025, tantangan tersebut kembali hadir, terutama di wilayah Puncak Bogor yang menjadi salah satu simpul pergerakan kendaraan dari arah Jakarta, Cianjur, dan sekitarnya.

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas serta keselamatan pengguna jalan, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menerapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional dan adaptif.

Baca Juga: Pemain Timnas U17 Evandra Florasta Blak-blakan Atas Golnya ke Gawang Korea Selatan, Ngaku Sempat Deg-degan

One Way Diberlakukan Dinamis Berdasarkan Volume Kendaraan

Salah satu strategi utama yang diterapkan selama arus balik Lebaran adalah sistem satu arah atau one way. Sistem ini diberlakukan secara situasional, tergantung pada kondisi lalu lintas yang berkembang di lapangan.

Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meredam lonjakan volume kendaraan yang melintasi Jalur Puncak.

“Rekayasa one way menuju Puncak akan diberlakukan mulai pukul 09.00 WIB, tergantung kondisi antrean kendaraan dari bawah (Jakarta) dan arus kendaraan dari atas (Cianjur),” ungkap Irjen Agus dalam konferensi pers pada Jumat, 4 April 2025.

Sistem ini fleksibel dan akan terus dimodifikasi sesuai situasi. Bila antrean kendaraan dari arah Jakarta mengular panjang dan arus dari atas landai, maka jalur akan difokuskan untuk kendaraan yang naik ke Puncak.

Kebijakan ini menjadi langkah preventif guna menghindari kemacetan total di tengah tingginya antusiasme masyarakat untuk kembali dari mudik atau berwisata.

Penerapan Contraflow di Tol Ciawi untuk Memecah Kepadatan

Selain sistem one way di Jalur Puncak, contraflow juga menjadi opsi yang digunakan oleh pihak kepolisian, khususnya di ruas Tol Jagorawi dan Tol Ciawi.

Penerapan contraflow bertujuan memperluas kapasitas jalur kendaraan agar pergerakan menuju Bogor dan Sukabumi tidak tersendat.

Berita Terkait

News Update